Presiden AS Trump Berencana Tandatangani Perjanjian Damai Dengan Taliban

Zunita Putri - detikNews
Senin, 24 Feb 2020 04:39 WIB
Presiden AS Donald Trump bersama Melania Trump mengejutkan para tentara AS di Irak. Kedatangan Trump di malam Natal itu pun disambut meriah para tentara.
Foto Donald Trump: Reuters
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membenarkan adanya rencana penandatanganan perjanjian damai dengan Taliban. Penandatanganan itu akan tercapai jika masa 'pengurangan kekerasan' dengan Taliban selama tujuh hari selesai.

"Ya. Aku akan membubuhkan namaku di atasnya (surat perjanjian damai)," ujar Trump seperti dilansir AFP, Senin (24/2/2020).

Wacana itu muncul setelah gencatan senjata sebagian diberlakukan di Afghanistan pada hari Sabtu (22/2), dengan pasukan Taliban, AS, dan Afghanistan menyetujui "pengurangan kekerasan" selama seminggu. Gencatan senjata itu dimaksudkan untuk menetapkan syarat bagi Washington dan pemberontak untuk menandatangani kesepakatan di Doha pada 29 Februari yang pada akhirnya dapat menyebabkan penarikan pasukan AS setelah lebih dari 18 tahun.

Tonton juga video Deal of Century Buatan Trump Picu Amarah Warga Yordania:

Selanjutnya
Halaman
1 2