Pertama di Italia, Pasien Corona Meninggal Setelah Dirawat di RS 2 Minggu

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 22 Feb 2020 11:08 WIB
foto mikroskopik virus corona
Foto: Getty Images
Roma -

Seorang pria lanjut usia di kota Padua, Italia utara meninggal setelah terinfeksi virus corona. Dia menjadi korban meninggal pertama di Italia dan juga pertama di Eropa akibat virus mematikan tersebut.

Otoritas kesehatan Italia sebelumnya mengumumkan adanya 15 kasus coronavirus di wilayah Lombardy dan dua kasus di Veneto di mana Padua berlokasi -- kasus-kasus penularan lokal pertama di negeri itu. Tak ada satu pun dari mereka yang terinfeksi tersebut pernah pergi ke China, yang menjadi pusat wabah virus corona.

Menurut media lokal, kakek berumur 78 tahun yang meninggal itu telah dirawat di rumah sakit sejak dua pekan lalu.



Di Lombardy yang berdekatan dengan Veneto, pemerintah setempat menutup sekolah-sekolah di sejumlah kota sebelah tenggara kota Milan tersebut. Acara-acara publik juga dilarang sementara.

"Kita telah menyiapkan rencana dalam beberapa hari ini, karena sudah jelas apa yang terjadi memang bisa terjadi entah bagaimana," kata Menteri Kesehatan Italia Roberto Speranza kepada para wartawan seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (22/2/2020).

Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte mengatakan bahwa situasi saat ini masih terkendali.

"Kita siap untuk wabah ini... orang-orang tak perlu khawatir, kita akan mengadopsi langkah-langkah yang makin ditingkatkan dan langkah pencegahan," tuturnya.

Pejabat-pejabat Italia mengatakan bahwa pasien corona pertama di Lombardy adalah seorang pria berumur 38 tahun yang sakit setelah bertemu seorang teman yang baru berkunjung ke China. Saat ini, pria tersebut tengah dalam perawatan intensif di rumah sakit.

Ada 270 WNI di Kapal Pesiar yang Ditolak Bersandar di Bintan:

[Gambas:Video 20detik]

(ita/ita)