Eks PM Australia Tony Abbott: Malaysia Curiga MH370 Dijatuhkan oleh Pilot

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 19 Feb 2020 16:48 WIB
FILE - In this Sept. 19, 2014, file photo, former Australian Prime Minister Tony Abbott speaks during a press conference, in Sydney. Abbott has claimed the “top levels” of the Malaysian government long suspected the vanishing of a plane almost six years ago was a mass murder-suicide by the pilot. (AP Photo/Rick Rycroft, File)
Tony Abbott (AP Photo/Rick Rycroft, File)
Canberra -

Mantan Perdana Menteri (PM) Australia, Tony Abbott, menyampaikan pernyataan mengejutkan terkait tragedi pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370. Abbott mengklaim pejabat level 'sangat tinggi' di Malaysia meyakini MH370 sengaja dijatuhkan oleh kapten pesawat dalam aksi pembunuhan massal-bunuh diri.

Seperti dilansir AFP, Rabu (19/2/2020), pernyataan itu disampaikan Abbott yang menjabat PM Australia periode 2013-2015 dalam tayangan dokumenter Sky News yang disiarkan Rabu (19/2) waktu setempat. Kutipan pernyataan itu telah dirilis ke publik.

Diketahui bahwa MH370 hilang pada 8 Maret 2014 saat mengudara dari Kuala Lumpur menuju Beijing, China. Keberadaan pesawat jenis Boeing 777-200ER yang membawa 239 orang ini masih misterius hingga kini.

Tidak ada pertanda keberadaan pesawat ini saat pencarian dilakukan di zona perairan seluas 120 ribu kilometer persegi di Samudra Hindia, meskipun sejumlah puing yang diyakini dari MH370 sempat ditemukan. Pencarian terbesar dalam sejarah penerbangan yang dipimpin Australia ini dihentikan pada Januari 2017.

Sebuah perusahaan eksplorasi laut asal Amerika Serikat (AS) kemudian melancarkan pencarian privat tahun 2018 lalu. Pencarian itu berakhir setelah beberapa bulan penyisiran dasar lautan dilakukan tanpa hasil. Hilangnya MH370 telah sejak lama memicu banyak teori, termasuk teori bahwa pilot veteran yang menjadi kapten pesawat itu, Zaharie Ahmad Shah, telah membelot.

Abbott mengklaim dirinya diberitahu dalam kurun waktu seminggu setelah MH370 hilang, bahwa Malaysia meyakini kapten pesawat itu telah secara sengaja menjatuhkan pesawat tersebut.

"Pemahaman saya yang sangat jelas dari level sangat tinggi pada pemerintahan Malaysia adalah bahwa sangat, sangat dini di sini, mereka berpikir itu merupakan aksi pembunuhan-bunuh diri (murder-suicide) oleh pilot," ucap Abbott.

"Saya tidak akan menyebut siapa yang mengatakan hal apa kepada siapa tapi biarkan saya ulangi, saya ingin sungguh-sungguh jelas, dipahami bahwa pada level tertinggi bahwa ini hampir pasti merupakan pembunuhan-bunuh diri oleh pilot, pembunuhan massal-bunuh diri oleh pilot," tegasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2