300 WN AS Dievakuasi dari Kapal Pesiar yang Dikarantina Jepang, Picu Kemarahan

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 17 Feb 2020 12:15 WIB
A bus carrying U.S. passengers who were aboard the quarantined cruise ship the Diamond Princess arrives at Haneda airport in Tokyo, before the passengers board a Kalitta airplane chartered by the U.S. government Monday, Feb. 17, 2020. The cruise ship was carrying nearly 3,500 passengers and crew members under quarantine. (Sadayuki Goto/Kyodo News via AP)
Pesawat yang membawa warga AS yang dievakuasi dari kapal pesiar Diamond Princess (Sadayuki Goto/Kyodo News via AP)
Tokyo -

Lebih dari 300 warga negara Amerika Serikat (AS) dievakuasi dari kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina di Jepang akibat wabah virus corona. Sejauh ini sudah 355 orang yang dinyatakan positif virus corona dari kapal itu, dengan 40 orang di antaranya merupakan warga negara AS.

Namun di sisi lain, evakuasi yang dilakukan otoritas AS dengan menggunakan dua pesawat charter ini memicu kemarahan. Kenapa?

Seperti dilansir CNN dan Associated Press, Senin (17/2/2020), Menteri Pertahanan Jepang, Taro Kono, menyatakan bahwa tentara-tentara Jepang membantu membawa 340 penumpang asal AS -- dari total 380 warga AS -- dengan 14 bus dari Yokohama menuju Bandara Haneda pada Senin (17/2) waktu setempat.

Departemen Luar Negeri AS dalam pernyataan terpisah menyebut dua pesawat charter yang membawa lebih dari 300 warga AS telah lepas landas dari Tokyo dan saat ini tengah dalam perjalanan menuju wilayah AS.

Tawaran evakuasi ini diumumkan otoritas AS, melalui Kedutaan Besar AS di Tokyo, pada Sabtu (15/2) waktu setempat. Disebutkan juga bahwa warga AS boleh membawa kerabat dekat mereka yang bukan warga negara AS. Semua orang yang akan dievakuasi dengan dua pesawat charter ke AS, telah menjalani pemeriksaan untuk gejala virus corona sebelum masuk pesawat. Mereka akan kembali diperiksa staf-staf dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) setibanya di AS.

"Hanya orang-orang yang tidak mengalami gejala-gejala yang diizinkan naik pesawat. Tujuan utama kami tetap memastikan kesejahteraan dan keselamatan seluruh warga AS yang terlibat. Departemen Luar Negeri AS tidak memiliki prioritas lebih tinggi selain kesejahteraan dan keselamatan warga AS di luar negeri," tegas juru bicara Departemen Luar Negeri AS dalam pernyataannya.

Warga AS dibawa dengan bus dari pelabuhan Yokohama yang menjadi lokasi karantina kapal pesiar Diamond Princess, menuju Bandara Haneda untuk diterbangkan ke ASWarga AS dibawa dengan bus dari pelabuhan Yokohama yang menjadi lokasi karantina kapal pesiar Diamond Princess, menuju Bandara Haneda untuk diterbangkan ke AS Foto: Jun Hirata/Kyodo News via AP

Simak Juga Video "Tiba di Korea Selatan, Bong Joon Ho 'Parasite' Bahas Virus Corona"

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2 3