Vietnam Tolak 2 Kapal Pesiar di Tengah Kekhawatiran Wabah Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 15 Feb 2020 17:56 WIB
Kapal pesiar Westerdam akhirnya berlabuh di Kamboja. Kapal pesiar ini sebelumnya sempat ditolak berlabuh di 5 negara akibat kekhawatiran terkait virus corona
Kapal pesiar Westerdam berlabuh di Kamboja setelah ditolak oleh empat negara di Asia (AP Photo/Heng Sinith)
Hanoi -

Otoritas Vietnam menolak dua kapal pesiar sekaligus karena khawatir adanya virus corona di dalamnya. Keputusan Vietnam ini dianggap tidak beralasan oleh salah satu operator kapal pesiar itu.

Seperti dilansir Reuters dan Channel News Asia, Sabtu (15/2/2020), salah satu kapal pesiar yang ditolak Vietnam ini bernama AIDAvita yang merupakan milik Jerman. Kapal pesiar ini ditolak untuk berlabuh dan menurunkan penumpang di Ha Long Bay pada Kamis (13/2) waktu setempat.

"Kapal itu telah berlabuh di Filipina, Malaysia dan Singapura, yang semuanya telah melaporkan kasus virus corona," sebut kantor berita Vietnam News Agency (VNA) dalam laporannya.

"Tidak mengizinkan penumpang AIDAvita untuk turun (di Vietnam) hanyalah solusi sementara untuk mencegah masuknya penyakit," imbuh VNA yang mengutip seorang pejabat setempat yang tidak disebut namanya.

Kapal AIDAvita dimiliki oleh perusahaan pelayaran AIDA Cruises yang berkantor di Jerman. AIDA Cruises sendiri masih merupakan anak perusahaan Carnival Corp, perusahaan perjalanan wisata terbesar dunia yang berkantor di Miami, Amerika Serikat. Kapal pesiar ini berangkat dari Pelabuhan Coron, Filipina pada 10 Februari lalu dengan tujuan Vietnam melalui Laut China Selatan. Tidak disebutkan lebih lanjut berapa penumpang dan awak di dalamnya.

Kapal ini dijadwalkan mengunjungi Ha Long Bay di Vietnam pada Sabtu (15/2) waktu setempat dan melanjutkan pelayaran ke pelabuhan Da Nang, Nha Trang dan Ho Chi Minh City mulai dari 16-20 Februari. Pada Jumat (14/2) malam, kapal ini terdeteksi berada di perairan berjarak 176 kilometer sebelah selatan Bangkok, Thailand.

Simak Video "Satu Warga Tanimbar Diduga Terpapar Virus Corona"

Selanjutnya
Halaman
1 2