Wabah Corona Terus Merajalela, Pabrik iPhone dan Mobil pun Bikin Masker

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 13 Feb 2020 17:42 WIB
(FILES) This file photo taken on February 8, 2020 shows workers producing protective clothing at a factory which previously produced suits and sportswear and switched production for the fight against the deadly COVID-19 coronavirus, in Wuxi in Chinas eastern Jiangsu province. - A diaper manufacturer in eastern China was closed for the Lunar New Year holiday when it heard from officials that China needed vast amounts of masks to fight the virus epidemic and factories needed to chip in, and in just over two days converted a manufacturing line in Fujian province to make face masks. (Photo by STR / AFP) / China OUT / TO GO WITH China-health-virus-manufacturing,FOCUS by Beiyi SEOW
Pabrik garmen di China ikut memproduksi masker di tengah wabah virus corona (STR/AFP)
Beijing -

Demi memenuhi kebutuhan masker yang mendesak di China saat virus corona merajalela, sejumlah pabrik melakukan produksi lintas sektor. Mulai dari pabrik popok, pabrik mobil, pabrik garmen hingga pabrik perakitan smartphone kini memproduksi masker dan pakaian pelindung yang diperlukan dalam memerangi wabah virus corona.

Seperti dilansir AFP, Kamis (13/2/2020), hanya dalam dua hari, sebuah pabrik popok bernama New Yifa Group mengubah jalur produksinya di Provinsi Fujian untuk membuat masker wajah. Pabrik itu memanfaatkan sejumlah material yang biasanya digunakan untuk menghasilkan produk-produk higienis.

"Seluruh pegawai kami sedang mengerjakan masker sekarang," ucap Wakil Presiden New Yifa Group, Shen Shengyuan, kepada AFP dalam wawancara via telepon.

Dia menambahkan bahwa pabrik di Provinsi Fujian mampu memproduksi hingga 600 ribu buah masker setiap harinya. Menurut Shen, perusahaannya akan mengubah jalur produksi popok lainnya.

Di sisi lain, keputusan New Yifa Group memproduksi masker memiliki risiko, yakni perusahaan ini terpaksa menunda pesanan senilai US$ 6 juta demi fokus pada produksi masker. Shen meyakini bahwa otoritas kota Putian, ibu kota Provinsi Fujian, akan membantu perusahaannya nanti.

Di kota lainnya seperti di Ningbo, Provinsi Zhejiang, seperti dilaporkan kantor berita Xinhua, sedikitnya 14 pabrik garmen setempat berniat untuk memproduksi satu juta masker dalam waktu 20 hari.

Tonton juga Updated! 218 Orang Positif Corona di Kapal Pesiar yang Dikarantina Jepang :

Selanjutnya
Halaman
1 2 3