Trump Perkirakan Virus Corona Hilang di April, Alasannya soal Cuaca

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Selasa, 11 Feb 2020 04:07 WIB
WASHINGTON, DC JANUARY 9: U.S. President Donald Trump speaks during an event to unveil significant changes to the National Environmental Policy Act, in the Roosevelt Room of the White House on January 9, 2020 in Washington, DC. The changes to the nations landmark environmental law would make it easier for federal agencies to approve infrastructure projects without considering climate change. President Trump also took several questions from reporters, including questions of Iran and impeachment.   Drew Angerer/Getty Images/AFP
Foto: Presiden AS Donald Trump (AFP)
Washington -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperkirakan wabah virus corona yang telah membunuh lebih dari 900 orang hilang di bulan April. Trump berbicara soal cuaca yang lebih panas di bulan itu.

"Virus... biasanya akan hilang di April," kata Trump seperti dikutip dari AFP, Selasa (11/2/2020).

"Panas, secara umum, membunuh virus semacam ini," dia menambahkan.

Lebih dari 40.000 orang telah terinfeksi virus yang muncul di China tersebut. Dari jumlah itu, sekitar 3.281 orang dinyatakan berhasil sembuh.

Trump memuji China dan pemimpinnya, Xi Jinping, terkait upaya menahan penyebaran virus.

"(Saya) telah berbicara panjang lebar dengan Presiden Xi... dua malam lalu," kata Trump.

"Dia merasa sangat percaya diri... selama bulan April, panasnya, secara umum, membunuh virus jenis ini. Itu akan menjadi hal yang baik," kata Trump.

Akan tetapi, prognosis Trump ini sedikit berbeda dengan pejabat tinggi kesehatan AS yang sebelumnya telah memberi peringatan terkait komentar tentang epidemi itu.

"Masalahnya adalah, kita tidak tahu. Dan segala macam prediksi akan keliru karena kita benar-benar memiliki begitu banyak hal yang tidak diketahui," kata Anthony Fauci, direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular pada Jumat.

Seperti dilansir media nasional China Global Television Network dan CNN, Senin (10/2), data terbaru dari Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) hingga Minggu (9/2) tengah malam waktu setempat, menyatakan total 40.171 kasus virus corona terkonfirmasi di wilayah China daratan.

Simak video WNI di Kapal Pesiar yang Terpapar Virus Corona Dipastikan Sehat:

[Gambas:Video 20detik]

(gbr/isa)