Iran 'Sukses' Luncurkan Satelit ke Luar Angkasa Tapi Gagal Capai Orbit

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 10 Feb 2020 13:21 WIB
In this image taken from video an Iranian rocket carrying a satellite is launched from Imam Khomeini Spaceport in Iran’s Semnan province, some 230 kilometers (145 miles) southeast of Iran’s capital, Tehran, Sunday, Feb. 9, 2020. The rocket failed to put the satellite into orbit on Sunday, state television reported, the latest setback for a program the U.S. claims helps Tehran advance its ballistic missile program. (IRIB via AP)
Momen saat peluncuran satelit Iran (IRIB via AP)
Teheran -

Otoritas Iran mengklaim 'sukses' meluncurkan sebuah satelit ke luar angkasa, namun gagal menempatkannya ke orbit. Hal ini menjadi pukulan bagi program luar angkasa Iran yang oleh Amerika Serikat (AS) disebut dipakai sebagai kedok untuk pengembangan rudal.

Seperti dilansir AFP, Senin (10/2/2020), Iran meluncurkan satelit yang diberi nama Zafar, yang berarti 'Kemenangan' dalam bahasa Farsi, pada Minggu (9/2) waktu setempat, atau beberapa hari sebelum peringatan ke-41 tahun untuk Revolusi Islam dan digelarnya pemilu parlemen yang krusial di Iran.

Kementerian Pertahanan Iran dalam pernyataannya menyebut satelit Zafar diluncurkan ke luar angkasa pada Minggu (9/2) malam, sekitar pukul 19.15 waktu setempat. Namun diakui oleh Kementerian Pertahanan Iran bahwa satelit itu gagal mencapai orbit yang ditetapkan.

Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan awalnya menyatakan satelit itu 'berhasil' diluncurkan dan melaju '90 persen dari rute', dengan mencapai ketinggian 540 kilometer.

"(Roket) Simorgh dengan sukses mendorong satelit Zafar ke luar angkasa," ucap Ahmad Hosseini dari Unit Luar Angkasa Kementerian Pertahanan Iran.

"Namun sayangnya, pada momen-momen akhir (roket) pendorong tidak mencapai kecepatan yang diperlukan (untuk membawa satelit ke orbit)," ujar Hosseini dalam pertanyaan kepada televisi nasional Iran.

Selanjutnya
Halaman
1 2