Pengantin ISIS Asal Inggris Gagal Dapatkan Kembali Kewarganegaraannya

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 08 Feb 2020 11:11 WIB
Shamima Begum Juga Bukan Warga Negara Bangladesh
Shamima Begum (Foto: ABC Australia)
London -

Seorang perempuan Inggris yang pergi ke Suriah untuk bergabung kelompok teroris ISIS, berupaya untuk mendapatkan kembali status kewarganegaraannya yang telah dicabut pemerintah. Namun perempuan bernama Shamima Begum itu kalah dalam gugatannya untuk mendapatkan kembali kewarganegaraan Inggris.

Komisi Banding Imigrasi Khusus, SIAC pada Jumat (7/2) waktu setempat memutuskan untuk menolak permohonan perempuan berumur 20 tahun itu.

"Pemohon banding (Begum) berada dalam situasi itu sebagai akibat dari pilihannya sendiri, dan tindakan orang lain, tetapi bukan karena apa yang telah dilakukan Menteri Dalam Negeri," kata hakim Doron Blum merujuk pada Menteri Dalam Negeri saat itu, Sajid Javid, seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (8/2/2020).



SIAC juga menyatakan bahwa Begum merupakan warga negara Bangladesh berdasarkan keturunan dan karena itu dia tetap memiliki kewarganegaraan meski status kewarganegaraan Inggris-nya dicabut.

Atas putusan ini, pengacara Begum, Daniel Furner menyatakan akan segera mengajukan banding.

Shamima Begum masih berumur 15 tahun ketika dirinya meninggalkan Inggris untuk bergabung dengan ISIS di Suriah pada 17 Februari 2015 silam. Dia adalah satu dari tiga pelajar asal Bethnal Green di sebelah timur London yang berangkat ke Suriah untuk bergabung ISIS.

Simak Video "Politikus PKS ini Ingin WNI Eks ISIS Dihukum, Ibu dan Anak Jangan"



Selanjutnya
Halaman
1 2