Mengaku-ngaku Dilecehkan Suami Majikan, Seorang TKI Dibui di Singapura

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 06 Feb 2020 17:24 WIB
Ilustrasi sidang (Reuters)
Ilustrasi (Reuters)
Singapura -

Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) di Singapura dihukum bui karena berbohong menuduh suami majikannya melakukan pelecehan seksual terhadapnya. Laporan palsu ini disampaikan TKI tersebut karena kesal selalu ditegur oleh suami majikannya.

Seperti dilansir Channel News Asia, Kamis (6/2/2020), TKI yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di Singapura ini diadili atas dakwaan memberikan informasi palsu kepada polisi. TKI ini disebut bernama Candra Yunita dan berusia 32 tahun.

Dalam sidang putusan pada Kamis (6/2) waktu setempat, Candra dijatuhi hukuman empat minggu penjara.

Diungkapkan di persidangan bahwa Candra mulai bekerja pada majikannya yang berusia 31 tahun dan suaminya yang berusia 32 tahun sejak Juni 2017. Tugas yang harus dilakukan Candra termasuk mengasuh salah satu anak majikannya yang berkebutuhan khusus.

Setelah bekerja beberapa bulan, majikan Candra mendapati kinerjanya kurang dan menegurnya. Secara khusus, majikan Candra tidak puas dengan kinerja Candra karena putri mereka yang berkebutuhan khusus mengalami luka-luka beberapa kali di bawah asuhannya.

Kebohongan Candra berawal saat dia mendatangi kantor Kementerian Tenaga Kerja Singapura (MOM) untuk meminta penggantian majikan pada 26 Juli 2019. "Karena kesejahteraannya dan kekerasan seksual yang dilakukan suami majikannya," demikian sebut dokumen pengadilan soal alasan Candra meminta berganti majikan.

Simak juga video Pengakuan Turini, 21 Tahun Hilang karena 'Dipenjara' Majikan: