Round-Up

Darurat Corona di Mana-mana

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 02 Feb 2020 07:26 WIB
Airport personnel look at thermal scanners as they check on arriving passengers at Manilas international airport, Philippines, Thursday, Jan. 23, 2020. The government is closely monitoring arrival of passengers as a new coronavirus outbreak in Wuhan, China has infected hundreds and caused deaths in that area. (AP Photo/Aaron Favila)
Foto: AP Photo

Di Amerika, pemerintah setempat juga telah mengumumkan kondisi darurat kesehatan publik terkait wabah virus corona. Pemerintah AS melarang masuk warga negara asing yang pernah bepergian ke China dalam dua pekan terakhir.

Warga negara AS yang baru tiba dari Wuhan dan sekitarnya juga akan ditempatkan di sejumlah fasilitas untuk menjalani karantina wajib selama 14 hari.

"Saya hari ini menyatakan bahwa coronavirus menghadirkan keadaan darurat kesehatan publik di Amerika Serikat," kata Menteri Kesehatan AS, Alex Azar, saat briefing di Gedung Putih, seraya menambahkan bahwa arahan itu akan mulai berlaku pada 2 Februari dari pukul 17:00 waktu setempat.

Darurat Corona di Mana-manaFoto: iStock


Kembali pada sikap WHO, deklarasi status darurat global berarti pemerintahan negara-negara harus segera meningkatkan langkah-langkah perlindungan kesehatan masyarakat, menyiapkan pendanaan dan sumber daya untuk mencegah maupun meredam penyebaran virus.

Langkah-langkah tersebut dapat mencakup rekomendasi perjalanan dan perdagangan, termasuk pengamatan dan penyaringan penumpang di bandara - meskipun WHO biasanya berusaha menghindari adanya pembatasan perdagangan yang dapat mengganggu perekonomian.

Prioritas utama WHO dalam mengelola situasi seperti ini adalah penanggulangan wabah pada sumbernya. WHO juga mengharuskan negara-negara untuk transparan dengan informasi tentang wabah, dan bersiap untuk mengisolasi pasien yang terinfeksi.

Halaman

(aud/fdn)