Round-Up

Darurat Corona di Mana-mana

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 02 Feb 2020 07:26 WIB
Airport personnel look at thermal scanners as they check on arriving passengers at Manilas international airport, Philippines, Thursday, Jan. 23, 2020. The government is closely monitoring arrival of passengers as a new coronavirus outbreak in Wuhan, China has infected hundreds and caused deaths in that area. (AP Photo/Aaron Favila)
Foto: AP Photo
Jakarta -

Organisasi kesehatan dunia, WHO, mengeluarkan deklarasi situasi darurat global. Dalam istilah resminya, situasi ini disebut "Public Health Emergency of International Concern", atau yang disingkat dengan PHEIC.

Secara harafiah PHEIC artinya "darurat kesehatan publik yang menjadi perhatian internasional". Situasi ini biasanya merujuk pada "peristiwa luar biasa" yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat.

Wabah virus corona adalah deklarasi darurat keenam yang pernah dikeluarkan oleh WHO, antara lain karena wabah SARS tahun 2005 dan flu burung H5N1 pada awal 2000-an.

Amerika Serikat
dan Italia juga sudah menyatakan status 'darurat corona' dan melarang penerbangan dari China masuk ke negara mereka. Pemerintah masing-masing negara tersebut menilai warga yang datang dari China berpotensi membawa masuk wabah ke negara mereka.


Pemerintah Italia mengumumkan keadaan darurat untuk meningkatkan upaya-upaya mencegah penyebaran virus corona. Ini dilakukan setelah dua kasus virus corona terkonfirmasi di Roma.

Sebelumnya pada Kamis (30/1) waktu setempat, Italia menyatakan menghentikan semua penerbangan dari dan ke China menyusul laporan bahwa dua turis China yang berlibur di negara tersebut telah dipastikan positif terinfeksi virus yang berasal dari kota Wuhan, China itu. Pasangan turis China itu tengah dirawat di institut penyakit menular Spallanzani di Roma.

Menurut media Italia seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (31/1/2020), status keadaan darurat ini akan berlangsung selama enam bulan. Dengan penetapan keadaan darurat ini, otoritas regional mendapat kekuasaan khusus dan pemangkasan birokrasi demi mempercepat upaya pencegahan penyebaran wabah corona.

Bertambah! Korban Jiwa Virus Corona di China Jadi 259 Orang:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2