Maskapai Dunia Ramai-ramai Hentikan Penerbangan ke China karena Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 30 Jan 2020 12:29 WIB
Ilustrasi pesawat
Ilustrasi (iStock)
London -

Semakin banyak maskapai penerbangan yang menghentikan sementara penerbangan ke wilayah China di tengah wabah virus corona, yang telah menewaskan 170 orang. Yang terbaru adalah maskapai Inggris, British Airways dan maskapai Amerika Serikat (AS), American Airlines.

Seperti dilansir Associated Press, Kamis (30/1/2020), British Airways menghentikan seluruh layanan penerbangan ke wilayah China. Sedangkan American Airlines menangguhkan penerbangan rute Los Angeles dari dan ke Shanghai dan Beijing.

Virus corona baru atau yang disebut 2019-nCoV telah menewaskan 170 orang di China. Total 7.711 kasus virus corona terkonfirmasi di berbagai wilayah China daratan. Jumlah itu belum termasuk 10 kasus virus corona di Hong Kong, tujuh kasus di Macau dan delapan kasus di Taiwan. Tidak hanya itu, sedikitnya 75 kasus virus corona saat ini terkonfirmasi di 16 negara lainnya, termasuk yang terbaru di Uni Emirat Arab (UEA).

Maskapai Inggris dan AS bergabung dengan maskapai-maskapai Asia yang terlebih dulu menghentikan atau menangguhkan penerbangan ke wilayah China di tengah semakin mewabahnya virus corona baru. Saat ini sedikitnya ada 17 maskapai dari berbagai negara yang menghentikan sementara penerbangan dengan rute ke China.

Maskapai Air India dan maskapai berbujet rendah dari Korea Selatan (Korsel), Air Seoul, telah menghentikan seluruh penerbangan ke China. Maskapai Indonesia, Lion Air, juga berencana melakukan hal serupa.

Maskapai-maskapai lainnya termasuk Finnair dari Finlandia, Cathay Pacific dari Hong Kong, Jetstar Asia dari Singapura juga menangguhkan penerbangan ke China.

Simak Video "Virus Corona Diprediksi Segera Mereda"

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2