Beijing dan Shanghai Tetapkan Level Darurat Tertinggi untuk Virus Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 24 Jan 2020 17:49 WIB
Petugas sedang memeriksa suhu tubuh warga China yang bepergian di tengah wabah virus corona (AP Photo)
Beijing -

Dua kota paling penting di China, Beijing dan Shanghai, menetapkan level darurat tertinggi dalam menghadapi wabah virus corona. Saat ini dilaporkan hanya dua provinsi di China yang belum melaporkan kasus virus corona baru itu.

Dilaporkan televisi nasional China, CGTN dan dilansir CNN, Jumat (24/1/2020), ibu kota Beijing dan Shanghai telah menetapkan respons darurat level 1, yang merupakan level tertinggi untuk darurat kesehatan publik di China.

Laporan CGTN menyebut ada 29 kasus virus corona yang terkonfirmasi di Beijing hingga Jumat (24/1) sore waktu setempat. Sedangkan di Shanghai dikonfirmasi ada lebih dari 20 kasus virus corona yang sedang ditangani.

Provinsi Hubei, yang menjadi lokasi kota Wuhan -- asal-muasal virus corona baru -- telah terlebih dulu menetapkan respons darurat level 1 pada Jumat (24/1) pagi waktu setempat. Layanan transportasi di sedikitnya 10 kota di Provinsi Hubei ditangguhkan sementara akibat wabah virus corona.

Kota Wuhan dan Huanggang, dua-duanya di Provinsi Hubei, diisolasi total untuk mengendalikan penyebaran virus yang memicu gangguan pernapasan ini.

Selain Provinsi Hubei, sejumlah provinsi lainnya, termasuk Provinsi Anhui, Provinsi Guangdong, Provinsi Zhejiang dan Provinsi Hunan, telah menetapkan respons darurat level 1 sejak Kamis (23/1) malam. Laporan South China Morning Post (SCMP) menyebut wilayah Tianjin dan Chongqing juga telah menetapkan level darurat tertinggi.

SCMP juga melaporkan bahwa hanya dua dari 31 provinsi di China yang belum melaporkan kasus virus corona baru hingga Jumat (24/1) waktu setempat.

Heboh Sup Kelelawar Disebut Sebabkan Virus Corona, Apa Benar?:

Selanjutnya
Halaman
1 2