Sidang Pemakzulan Berlanjut, Trump Bicara soal Polemik 'Pertukaran Saksi'

Zunita Putri - detikNews
Jumat, 24 Jan 2020 02:26 WIB
Foto: Senate Television via AP
Jakarta -

Sidang Pemakzulan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berlanjut. Sidang hari ketiga ini agendanya masih sama dengan sidang kemarin yakni mendengarkan argumen para senator.

Dilansir CNN, Jumat (24/1/2020). Awal mula pembukaan sidang, pimpinan Mitch McConnell membacakan rangkaian jadwal sidang. Kemudian, sidang diawali dengan pembacaan doa yang dibaca oleh Senat Chaplain Barry Black.

Senat akan mengambil istirahat pendek setiap dua atau tiga jam sekali. Kemudian mengambil istirahat 30 menit untuk makan malam.

Beberapa menit setelah sidang hari ketiga pemakzulan, Presiden Trump memposting pernyataan kekecewaanya terhadap Partai Demokrat tentang perdagangan saksi di akun Twitter pribadinya.

"Partai Demokrat tidak menginginkan pertukaran saksi karena Shifty Schiff (julukan Trump terhadap Adam Schiff), The Biden's, dan juga whistleblower palsu dan pengacaranya. Whistleblower kedua (menghilang setelah saya merilis sebuah transkrip), yang disebut 'informan', sangat banyak bencana ke Demokrat, ini akan menjadi masalah besar bagi mereka!," tulis Trump dalam akun Twitter pribadinya.

Diketahui, DPR AS pernah meluncurkan penyelidikan pemakzulan secara resmi, setelah muncul laporan whistleblower yang menuduh Trump menekan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, untuk melakukan penyelidikan terhadap Joe Biden, calon penantang utama Trump dalam pilpres 2020 dan putranya, Hunter.

(zap/zap)