13 Jam Berdebat di Senat, Ini yang Terjadi di Sidang Pemakzulan Trump

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 22 Jan 2020 17:06 WIB
Situasi di ruang Senat AS saat sidang pemakzulan Trump (Senate Television via AP)

Namun persidangan masih jauh dari selesai. Sidang pemakzulan Trump akan digelar selama enam hari dalam seminggu, hingga semuanya selesai.

Tanpa telepon genggam dan peralatan elektronik, para Senator AS tampak tidak bisa melawan kebosanan yang dirasakan. Pantauan Associated Press menyebut ada dua Senator AS yang tampak tekun mendengarkan dan mencatat, yakni Senator Maine dari Partai Republik, Susan Collins dan Senator Massachusetts dari Partai Demokrat, Elizabeth Warren.

Para Senator lainnya tampak berjuang untuk tetap fokus, dengan Senator Vermont dari Partai Demokrat, Bernie Sanders, tampak menguap dan menyandarkan kepalanya ke kursi. Senator Minnesota dari Partai Demokrat, Amy Klobuchar, tampak mengunyah sesuatu yang diduga permen karet.

Secara terpisah, CNN melaporkan situasi yang sama di ruang sidang Senat AS. CNN menyebut beberapa Senator tampak tak sabar untuk bangkit dari kursi mereka, dengan Senator junior Iowa dari Partai Republik, Joni Ernst, pada satu momen tampak berdiri dari kursinya untuk meregangkan kakinya, sambil terus mencatat.

Senator North Dakota dari Partai Republik, John Hoeven, terlihat menggerakkan badannya ke samping untuk mencari posisi nyaman di kursinya. Senator Oklahoma, dari Partai Republik, James Lankford, meletakkan kedua tangannya di belakang kepala sambil meregangkan lehernya.

Saat perdebatan memasuki pukul 01.00 dini hari dan argumen masih disampaikan tim manajer pemakzulan dari Demokrat, beberapa Senator AS tampak tidak lagi mematuhi aturan yang berlaku. Ada yang berjalan ke belakang ruang sidang, ada yang mengobrol dengan Senator lainnya dan beberapa Senator AS terlihat menutup matanya.

Hingga akhir sidang, argumen manajer pemakzulan untuk mengamandemen aturan yang ditetapkan McConnell tidak membuahkan hasil. Sebanyak 11 amandemen yang diajukan Ketua Minoritas Senat AS, Chuck Schumer, dari Partai Demokrat ditolak para Senator AS dalam voting yang digelar berturut-turut. Amandemen itu memperjuangkan pemanggilan saksi termasuk Kepala Staf Gedung Putih Mich Mulvaney dan mantan penasihat senior John Bolton, serta mengupayakan permintaan dokumen penting.

"Aturan McConnell tampaknya dirancang oleh Presiden Trump untuk Presiden Trump. Aturan itu meminta Senat untuk bergegas secepat mungkin dan mempersulit upaya menghadirkan bukti. Resolusi McConnell akan berdampak pada sidang yang tergesa-gesa dengan sedikit bukti dalam kegelapan," tegas Schumer di ruang Senat.

Halaman

(nvc/ita)