Sidang Perdana Pemakzulan Trump di Senat Diwarnai Perdebatan Soal Saksi

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 22 Jan 2020 11:19 WIB
Situasi saat sidang pemakzulan Trump di Senat AS (Senate Television via AP)
Washington DC - Perdebatan sengit soal saksi dan bukti baru mewarnai sidang pemakzulan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mulai digelar Selasa (21/1) waktu AS. Partai Demokrat menginginkan agar sejumlah staf dan mantan staf Gedung Putih dihadirkan sebagai saksi dalam sidang, namun Partai Republik tidak sepakat.

Seperti dilansir AFP, Rabu (22/1/2020), Ketua Mayoritas Senat AS, Mitch McConnell, menetapkan aturan dasar yang memblokir subpoena atau pemanggilan saksi-saksi penting juga permintaan dokumen-dokumen tertentu dari Gedung Putih.

Memamerkan dominasi Republikan atas Demokrat dalam Senat AS -- 53 kursi melawan 47 kursi, McConnell juga mempertegas bahwa dirinya akan menghalangi setiap upaya Demokrat untuk mengubah aturan-aturan yang telah ditetapkan untuk sidang pemakzulan yang bersejarah ini.

"Struktur dasar yang kami usulkan jelas sama adilnya dan tidak berat sebelah," tegas McConnell, Senator Republikan yang merupakan sekutu dekat Trump.


Adam Schiff, anggota House of Representatives (HOR) atau DPR AS yang menjadi ketua manajer pemakzulan yang bertindak sebagai jaksa dalam sidang ini, menyebut bahwa aturan itu 'tidak masuk akal' untuk sebuah persidangan. Dia bahkan menyebut aturan itu dirancang untuk memastikan bukti-bukti tidak pernah diungkap dan Trump dinyatakan tidak bersalah.

Schiff dalam argumen pembuka di ruang sidang Senat AS, pada Selasa (21/1) waktu setempat, menyebut aturan yang ditetapkan McConnell bertujuan untuk membuat kasus pemakzulan ini 'berlangsung secepat mungkin untuk menutupi kesalahannya (Trump-red)'.

"Ini sungguh kemunduran, persidangan sebelum bukti. Sebagian besar rakyat Amerika tidak akan percaya adanya sidang yang adil," tegas Schiff.

Adam Schiff, anggota DPR dari Partai Demokrat yang menjadi ketua manajer pemakzulan TrumpAdam Schiff, anggota DPR dari Partai Demokrat yang menjadi ketua manajer pemakzulan Trump Foto: Senate Television via AP

Selanjutnya
Halaman
1 2 3