Diduga Jadi Mata-Mata Iran, Penerjemah Tentara Jerman Diadili

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 21 Jan 2020 04:45 WIB
Foto: Ilustrasi/Thinkstock


Pria kelahiran Kabul itu bekerja selama beberapa tahun juga bekerja sebagai penerjemah sipil dan penasihat budaya Bundadeswehr Jerman di barak Heinrich-Hertz di Kota Daun, Koblonz.

Dia diduga menerima 60 ribu euro untuk membocorkan rahasia militer kepada badan inteligen Iran, termasuk informasi eksposif kata Schultheis Pejabat setempat juga tutup mulut tentang kasus ini, mereka tidak merilis rincian tentang informasi yang telah dibocorkan.



Secara keseluruhan pengadilan berlangsung tertutup, dan ditutupi oleh prosedur kerahasiaan yang ketar. Serta jarang digunakan untuk melindungi kerahasiaan negara kata pengadilan.

Abdul S akan mendekam di penjara apabila terbukti bersalalah. Setidaknya dia akan dihukum 15 tahun penjara. Sementara istrinya diancam makimal 11 tahun penjara.
Halaman

(lir/zap)