Tembak Mati 2 Polisi AS, Pelaku Penembakan Tewas dalam Kebakaran

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 20 Jan 2020 13:09 WIB
Dua polisi Honolulu, Tiffany Enriquez (kiri) dan Kaulike Kalama, tewas dalam penembakan pada Minggu (19/1) waktu setempat (Courtesy of Honolulu Police Department via AP)
Honolulu - Pelaku penembakan di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat (AS), diyakini tewas dalam kebakaran yang menyelimuti rumah yang menjadi lokasi penembakan. Kebakaran itu diduga kuat disebabkan oleh si pelaku sendiri.

Seperti dilansir Reuters dan Channel News Asia, Senin (20/1/2020), penembakan yang terjadi di dekat kawasan Diamond Head, sebuah gunung api di ujung selatan Hawaii, pada Minggu (19/1) waktu setempat ini menewaskan dua polisi Honolulu. Lokasi insiden ini tak jauh dari Pantai Waikiki yang ramai turis.

"Keseluruhan negara bagian berduka atas kepergian dua polisi Honolulu yang tewas saat bertugas pagi ini," ucap Gubernur Hawaii, David Ige, dalam pernyataannya.


Wali Kota Honolulu, Kirk Caldwell, menyebut penembakan itu sebagai 'tragedi'. Dalam foto yang dirilis Kepolisian Honolulu, dua polisi yang tewas diidentifikasi sebagai seorang polisi wanita (polwan) bernama Tiffany Enriquez dan satu polisi lainnya bernama Kaulike Kalama.

Satu polisi lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dalam insiden yang sama. Juru bicara Kepolisian Honolulu, Michelle Yu, menolak untuk mengomentari insiden ini lebih lanjut.

Laporan media lokal Hawaii News Now yang mengutip sejumlah sumber kepolisian setempat menyebut bahwa insiden ini berawal pada Minggu (19/1) pagi waktu setempat, ketika polisi mendatang sebuah rumah yang ditinggali pelaku. Media lokal mengidentifikasi pelaku sebagai Jerry Hanel (69).

Petugas saat berupaya memadamkan kebakaran yang menyelimuti sebuah rumah yang menjadi lokasi penembakan di HawaiiPetugas saat berupaya memadamkan kebakaran yang menyelimuti sebuah rumah yang menjadi lokasi penembakan di Hawaii Foto: Jamm Aquino/Honolulu Star-Advertiser via AP



Tonton juga Warga Iran Kompak Turun ke Jalan Memprotes Amerika dan Israel :


Selanjutnya
Halaman
1 2