Plin-plan, Iran Cabut Rencana Kirim Kotak Hitam Pesawat ke Ukraina

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 20 Jan 2020 12:10 WIB
Salah satu puing pesawat maskapai Ukraina yang ditembak jatuh rudal Iran (AP Photo/Ebrahim Noroozi)
Teheran - Otoritas Iran mencabut kembali pernyataan soal rencana mengirimkan kotak hitam pesawat maskapai Ukraina yang tak sengaja ditembak jatuh rudalnya, ke Ukraina untuk dianalisis lebih lanjut. Ditegaskan Iran bahwa pihaknya sejauh ini belum memutuskan untuk mengirimkan rekaman penerbangan ke negara lain.

Seperti dilansir Associated Press, Senin (20/1/2020), ketua tim penyelidikan insiden pesawat maskapai Ukraina, Hassan Rezaeifar, dalam pernyataan yang dikutip kantor berita IRNA menyatakan pihaknya tidak ada rencana mengirimkan kotak hitam pesawat jenis Boeing 737-800 itu ke negara lain.

"Rekaman penerbangan dari pesawat Boeing milik Ukraina ada di tangan otoritas Iran dan kami tidak memiliki rencana untuk mengirimkannya ke luar negeri," tegas Rezaeifar dalam pernyataan terbaru pada Minggu (19/1) waktu setempat.


Disebutkan Rezaeifar bahwa Iran sedang berupaya mendapatkan rekaman data dan rekaman kokpit dari kotak hitam pesawat maskapai Ukraina tersebut. Rezaeifar menambahkan bahwa Iran mungkin saja akan mengirimkan rekaman penerbangan ke Ukraina atau Prancis.

"Tapi hingga saat ini, kami belum membuat keputusan," ucapnya.

Dalam pernyataan sehari sebelumnya, atau pada Sabtu (18/1) waktu setempat, seperti dikutip kantor berita Tasnim News Agency, menyatakan bahwa rekaman penerbangan akan dikirimkan ke Ukraina, di mana para pakar Prancis, Amerika Serikat (AS) dan Kanada akan membantu menganalisisnya.


Simak Dulu Video "Ukraina-Iran Akan Selidiki Kotak Hitam Pesawat yang Ditembak"

[Gambas:Video 20detik]


Selanjutnya
Halaman
1 2