Ukraina Minta Iran Serahkan Kotak Hitam Pesawat yang Ditembak Jatuh

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 16 Jan 2020 15:08 WIB
Puing pesawat maskapai Ukraina yang ditembak jatuh rudal Iran (AP Photo/Ebrahim Noroozi)
Puing pesawat maskapai Ukraina yang ditembak jatuh rudal Iran (AP Photo/Ebrahim Noroozi)
Kiev - Otoritas Ukraina meminta otoritas Iran untuk menyerahkan black box atau kotak hitam pesawat maskapai Ukraina yang ditembak jatuh rudal Iran, pekan lalu. Otoritas Ukraina menegaskan pihaknya akan menjaga 'bukti' yang diperlukan dalam penyelidik tragedi yang menewaskan 176 orang itu.

Seperti dilansir AFP, Kamis (16/1/2020), Kantor Jaksa Agung Ukraina dalam pernyataannya menegaskan, pihaknya akan mengambil 'semua langkah' untuk secara layak melakukan dekode kotak hitam pesawat jenis Boeing 737-800 itu. Jaksa Ukraina juga menyatakan akan 'menjaga bukti dalam penyelidikan kecelakaan ini'.

Pesawat maskapai Ukraine International Airlines ditembak jatuh rudal Iran sesaat usai lepas landas dari Teheran pada 8 Januari lalu. Total 176 penumpang dan awak, yang sebagian besar warga Iran dan warga Kanada keturunan Iran, tewas dalam insiden ini.


Setelah menyangkal selama tiga hari, Garda Revolusi Iran mengakui pada Sabtu (11/1) lalu bahwa pihaknya secara tidak sengaja menembak jatuh pesawat itu. Kejadian tragis ini terjadi beberapa jam setelah Iran melancarkan serangan rudal terhadap markas pasukan Amerika Serikat (AS) di Irak, sebagai balasan atas kematian Komandan Pasukan Quds Iran, Mayor Jenderal Qasem Soleimani, dalam serangan drone AS pada 3 Januari lalu.

Informasi terbaru yang dilaporkan media terkemuka AS, The New York Times (NYT), menyebut ada dua rudal balistik yang ditembakkan militer Iran terhadap pesawat penumpang itu. Kedua rudal diluncurkan dalam selisih waktu 30 detik dari sebuah lokasi militer Iran. Laporan ini didasarkan pada sebuah rekaman video keamanan yang keasliannya telah diverifikasi NYT.

Kantor jaksa Ukraina dalam pernyataannya menyebut pihaknya telah mengirimkan permintaan agar Iran menyerahkan kotak hitam pesawat maskapai Ukraina itu.

"(Ukraina) Telah mengirimkan sebuah permintaan bantuan hukum terkait penyerahan rekaman penerbangan Boeing 737 milik Ukraine International Airlines kepada badan penegakan hukum Ukraina," demikian pernyataan kantor jaksa Ukraina.
Selanjutnya
Halaman
1 2