Presiden Iran Serukan Persatuan Nasional Usai Penembakan Pesawat Ukraina

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 15 Jan 2020 17:18 WIB
Foto: AP Photo/Ebrahim Noroozi
Foto: AP Photo/Ebrahim Noroozi
Teheran - Presiden Iran Hassan Rouhani menyerukan "persatuan nasional" dan menyebut rakyat Iran sebagai "tuan" dan pemerintah sebagai "pelayan".

Hal tersebut disampaikan Rouhani usai kejadian salah tembak pesawat sipil Ukraina yang menyebabkan jatuhnya pesawat Boeing 737 tersebut di Teheran pekan lalu.

Aksi-aksi demo terus digelar di Teheran selama empat hari terakhir menyusul pengakuan Angkatan Bersenjata Iran telah secara tak sengaja menembak jatuh pesawat penumpang milik maskapai Ukraina. Tragedi itu menyebabkan tewasnya keseluruhan 176 penumpang dan kru pesawat, yang kebanyakan merupakan warga Iran dan warga Kanada, termasuk banyak mahasiswa.




Rouhani juga mengatakan bahwa warga Iran menginginkan "keanekaragaman" seraya dia menyerukan otoritas pemilihan untuk tidak mendiskualifikasi para kandidat yang akan bertarung dalam pemilihan umum parlemen pada 21 Februari mendatang.

"Rakyat adalah tuan kita dan dan kita adalah pelayannya. Pelayan harus berbicara kepada tuan dengan rendah hati, tepat dan jujur," ujar Rouhani usai sidang kabinet seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (15/1/2020).

Selanjutnya
Halaman
1 2