Round-Up

Presiden Iran: Penembak Jatuh Pesawat Sipil Ukraina Bakal Dihukum Berat

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 14 Jan 2020 21:57 WIB
TKP Jatuhnya Pesawat Ukraina di Iran (Foto: AP Photo)
TKP Jatuhnya Pesawat Ukraina di Iran (Foto: AP Photo)
Teheran - Pesawat Ukraine International Airlines yang membawa 176 penumpang dan awaknya jatuh ditembak rudal Iran. Rudal-rudal itu melesat di udara ujung dari panasnya hubungan AS-Iran pasca meninggalnya jenderal besar Qasem Soleimani.

Presiden Iran, Hassan Rouhani, menegaskan bahwa semua orang yang bertanggung jawab atas ditembak jatuhnya pesawat maskapai Ukraina, harus dihukum. Rouhani juga menyerukan dibentuknya pengadilan khusus untuk mengadili pihak-pihak yang bertanggung jawab itu.

"Bagi rakyat kita, sangat penting dalam insiden ini bahwa siapa saja yang bersalah atau lalai dalam tingkat apapun (harus menghadapi keadilan)," tegas Rouhani dalam pernyataan terbaru, seperti dilansir AFP, Selasa (14/1/2020).



Rouhani menyerukan dibentuknya pengadilan khusus untuk menyelidiki dan mengadili insiden tersebut. "Otoritas kehakiman harus membentuk pengadilan khusus dengan hakim tingkat tinggi dan puluhan pakar. Ini bukan kasus biasa. Seluruh dunia akan melihat," cetusnya.

Rouhani menyebut insiden itu sebagai kesalahan 'menyakitkan dan tidak bisa dimaafkan'. Dia berjanji pemerintahannya akan menyelidiki insiden ini secara tuntas 'dengan segala cara'.

"Tanggung jawab dipikul oleh lebih dari satu orang," ucap Rouhani seperti dilansir Associated Press. "Ada yang lain juga dan saya ingin isu ini diungkapkan secara jujur," imbuhnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2