Trump Beri Izin Operasi Pembunuhan Jenderal Iran 7 Bulan Lalu

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 14 Jan 2020 18:51 WIB
Qasem Soleimani saat menghadiri rapat di Teheran, Iran, dalam foto pada September 2016 (Office of the Iranian Supreme Leader via AP, File)
Qasem Soleimani saat menghadiri rapat di Teheran, Iran, dalam foto pada September 2016 (Office of the Iranian Supreme Leader via AP, File)
Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan telah memberikan izin pada militer AS untuk membunuh Komandan Pasukan Quds Iran, Mayor Jenderal Qasem Soleimani, sejak tujuh bulan lalu. Hal ini bertentangan dengan pernyataan Trump yang sebelumnya menyebut dia memerintahkan pembunuhan itu karena Soleimani memberikan 'ancaman segera'.

Seperti dilaporkan NBC News dan dilansir Press TV, Selasa (14/1/2020), izin dari Trump diberikan sejak Juni 2019 atau sekitar tujuh bulan lalu. Informasi yang dilaporkan NBC News ini mengutip lima pejabat senior pemerintahan AS baik yang masih aktif maupun yang sudah mantan.

Dilaporkan NBC News bahwa izin itu diberikan Trump dengan syarat bahwa persetujuan akhir bagi operasi khusus untuk membunuh Soleimani ada di tangannya.


Menurut para pejabat senior AS yang tidak bisa disebut namanya itu, mantan Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton, mendorong Trump untuk menyetujui operasi pembunuhan Soleimani setelah Iran menembak jatuh sebuah drone militer AS pada Juni lalu. Saat itu Iran mengklaim drone itu melanggar wilayah udaranya.

Disebutkan para pejabat senior AS itu bahwa Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo juga ingin Trump mengizinkan pembunuhan Soleimani atas insiden drone tersebut.

Namun Trump menolak opsi itu. Menurut seorang sumber yang mendapatkan penjelasan soal diskusi Trump dan jajaran pejabatnya, pesan Trump saat itu berbunyi: "Itu hanya akan menjadi opsi jika mereka menyerang warga Amerika."
Selanjutnya
Halaman
1 2