Usai Serangan Rudal, Trump Bertekad Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Iran

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 09 Jan 2020 13:56 WIB
Donald Trump saat menyampaikan pidato di Gedung Putih menanggapi serangan rudal Iran (AP Photo/Alex Brandon)
Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan pemerintahannya akan segera menjatuhkan sanksi ekonomi baru terhadap Iran. Penjatuhan sanksi baru ini diumumkan Trump saat menanggapi serangan rudal Iran terhadap markas tentara AS di Irak.

"Saat kita terus mengevaluasi opsi-opsi dalam merespons agresi Iran, Amerika Serikat akan segera memberlakukan sanksi ekonomi tambahan terhadap rezim Iran," ujar Trump saat menyampaikan pidato nasional dari Gedung Putih pada Rabu (8/1) malam, seperti dilansir Associated Press, Kamis (9/1/2020).

"Sanksi-sanksi yang kuat ini akan tetap berlaku hingga Iran mengubah perilakunya," tegasnya.


Tidak dijelaskan lebih lanjut soal sanksi ekonomi yang dimaksud. Pernyataan terbaru Trump itu membuat banyak pihak bertanya-tanya soal sanksi apa yang tersisa untuk Iran.

Diketahui bahwa pemerintah AS telah memberlakukan seluruh sanksi yang sempat dicabut di bawah kesepakatan nuklir tahun 2015. Namun masih ada ruang untuk meningkatkan sanksi dan menaikkan level 'kampanye tekanan maksimum' terhadap Iran. Beberapa pihak berargumen bahwa Trump bisa saja menyerukan pemberlakuan kembali seluruh sanksi internasional Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Lembaga-lembaga pemerintah AS yang terlibat dalam pemberlakuan sanksi -- Departemen Perdagangan, Departemen Luar Negeri dan Departemen Keuangan -- tidak mengungkapkan apapun sebelumnya untuk mencegah target-target sanksi untuk mengambil langkah menghindar.
selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2