Hujan Ekstrem Diprediksi Guyur Jakarta, AS Imbau Warganya Waspada

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 08 Jan 2020 08:23 WIB
Foto: Dok. Kedubes AS (Kedubes AS Imbau waspada hujan ekstrem di Jakarta)
Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ekstrem akan terjadi di berbagai wilayah Indonesia dari 5 hingga 15 Januari 2020. Kedubes Amerika Serikat (AS) mengimbau warganya yang berada di Jakarta untuk selalu memperhatikan info prakiraan cuaca.

"Prakiraan cuaca menunjukkan sebagian besar wilayah DKI Jakarta akan akan mengalami curah hujan yang luar biasa hingga 12 Januari 2020. Antisipasi badai dan angin kencang dengan kemungkinan banjir, tanah longsor, pemadaman listrik, dan kondisi perjalanan yang sulit di seluruh wilayah Jakarta," ujar Kedubes AS melalui laman resminya seperti dilihat detikcom, Rabu (8/1/2020).



Kedubes AS meminta agar warganya mempersiapkan diri untuk menghadapi status tanggap darurat bencana. Warga AS yang berada di Jakarta juga diminta memperhatikan informasi dari media lokal Indonesia.

"Persiapkan rencana tanggap darurat. Gunakan alat yang tersedia di https://www.ready.gov/ untuk membuat rencana untuk keluarga, pekerjaan, dan sekolah Anda. Perhatikan info dari media tentang peristiwa lokal, waspadai lingkungan sekitar Anda, dan praktikkan kesadaran pribadi setiap saat," katanya.



Selain itu, AS juga meminta agar warganya selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca dari Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Kedubes AS menyarankan warganya mencermati peta bencana wilayah Jakarta yang berpotensi dilanda banjir.

"Lihatlah informasi prakiraan cuaca di Indonesia dengan mengunjungi laman resmi BMKG, https://www.bmkg.go.id/. Kunjungi peta bencana untuk mengetahui informasi terkini tentang daerah banjir," demikian imbauan Kedubes AS.

"Daftarkan diri anda dalam Smart Traveler Enrollment Program (STEP) untuk mendapatkan informasi keamanan. Ikuti Konsulat Jenderal AS di Surabaya di Twitter dan Facebook Kedutaan Besar AS di Jakarta di Twitter dan Facebook," imbuhnya.