Tawarkan Alkohol, Begini Modus Reynhard Sinaga Perkosa Pria di Inggris

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 07 Jan 2020 07:00 WIB
Foto: Reynhard Sinaga (GMP via AP)
Jakarta - Reynhard Sinaga (36) divonis seumur hidup bui karena pemerkosaan terhadap puluhan pria di apartemennya. Begini aksi Reynhard Sinaga dimulai.

Dikutip dari CNN, Selasa (7/1/2020), rincian mengenai serangan Reynhard sempat tak boleh diungkap selama persidangan berlangsung, namun kini dapat dipublikasikan.

Reynhard hampir selalu melakukan aksinya dengan mendekati pria-pria pada dini hari di luar klub malam di Manchester. Dia yang memulai percakapan dan menawarkan mereka tempat untuk tidur, atau menjanjikan tambahan minuman beralkohol.


Begitu dia membawa pria-pria itu ke flatnya, Reynhard menyiapkan minuman dicampur dengan obat--diyakini GHB--lalu merekam dirinya sendiri saat tengah memperkosa pria-pria itu. Karena pengaruh obat, para korban tak sadar kalau mereka telah dicabuli.

Serangan Reynhard Sinaga baru terungkap pada 2017 setelah korban berusia 18 tahun, bangun sekitar pukul 6 pagi ketika tengah diserang. Korban berhasil melawan, dan yang terpenting, berhasil mengambil iPhone putih Reynhard sebelum meninggalkan apartemen itu.

Dia lalu pergi ke kantor polisi, yang kemudian menemukan ada 3,29 terabyte konten di telepon genggam Reynhard--setara dengan 250 DVD. Namun tidak dijelaskan apakah file-file itu tersimpan di iCloud atau seperti apa.


Jaksa menggambarkan cukup detail aksi bejat Reynhard. Jaksa menuturkan, korban Reynhard Sinaga, yang kebanyakan pelajar, terlihat mendengkur dan dalam beberapa kasus muntah ketika Reynhard memperkosa mereka. Ketika korban mulai sadar, Reyhnard akan mendorong mereka ke lantai dan melanjutkan aksi bejatnya atau mengambil telepon genggamnya untuk menghindari kecurigaan.

Polisi meyakini Reynhard Sinaga memulai aksinya pada 2015 dan berlangsung hingga Juni 2017.

"Reynhard Sinaga adalah pemerkosa dengan jumlah korban paling besar dalam sejarah hukum Inggris," kata Ian Rushton, Wakil Kepala Jaksa Penuntut Umum North West Crown. (gbr/gbr)