Komandan Garda Revolusi Tewas di Irak, Iran Gelar Rapat Mendadak

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 03 Jan 2020 13:44 WIB
Qasem Soleimani dalam foto tahun 2013 (MEHDI GHASEMI/ISNA/AFP)
Teheran - Otoritas Iran menggelar rapat darurat setelah komandan Pasukan Quds pada Garda Revolusi Iran, Mayor Jenderal Qasem Soleimani, dipastikan tewas dalam serangan udara Amerika Serikat (AS) di Irak. Otoritas Iran menyebut Soleimani tewas dalam 'serangan pembunuhan'.

Seperti dilansir AFP, Jumat (3/1/2020), Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran akan menggelar rapat keamanan mendadak untuk membahas serangan udara yang menewaskan Soleimani.

"Dalam beberapa jam, sebuah rapat luar biasa dari Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran akan digelar untuk meninjau kembali serangan pembunuhan terhadap kendaraan yang ditumpangi (Mayor) Jenderal Soleimani di Baghdad yang menyebabkan kematiannya secara syahid," sebut juru bicara Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Keyvan Khosravi, seperti dikutip kantor berita ISNA.


Garda Revolusi Iran telah mengonfirmasi kematian Soleimani dalam serangan udara yang dilancarkan militer AS di Bandara Internasional Baghdad, pada Jumat (3/1) pagi waktu setempat.

Serangan udara itu juga dilaporkan menewaskan Abu Mahdi al-Muhandis yang menjabat wakil komandan Hashed al-Shaabi atau Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) -- milisi pro-Iran di Irak.



Tonton juga video Warga Irak Tolak Pencalonan Al-Sudani Jadi PM Irak: