Dilansir dari CNN, Sabtu (28/12/2019), pemilihan ditutup pada Kamis malam. Satu jam setelah pemilihan ditutup Kamis, Netanyahu mencuit di akun twitternya, "Kemenangan besar! Saya berterima kasih kepada anggota Likud atas kepercayaan, dukungan dan cinta. Dengan bantuan tuhan dan dengan bantuan anda, saya akan memimpin Likud untuk kemenangan besar di masa mendatang. (Maret) pemilihan dan kami akan terus memimpin negara Israel ke prestasi yang belum pernah terjadi sebelumnya,"
Meskipun menghadapi dakwaan pidana atas tuduhan penyuapan, penipuan dan pelanggaran kepercayaan, serta gagal membentuk pemerintahan setelah pemilihan pada bulan April dan September, Netanyahu tetap menjadi favorit bagi politisi sayap kanan Gideon Sa'ar yang berhaluan keras.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Netanyahu meraih 72,5% suara, menurut hasil yang diterbitkan oleh Likud. Sa'ar disurvei 27,5%. Jumlah pemilih di antara 116.000 anggota Likud adalah sekitar 50%.
Sa'ar, mantan menteri pendidikan, telah berjanji untuk memecahkan kebuntuan politik Israel dan memimpin Likud menuju kemenangan pada bulan Maret. Netanyahu,sebelumnya menghadapi dakwaan pidana dalam tiga investigasi korupsi terpisah. Pemimpin yang diperangi itu bersikeras dia tidak bersalah, menyebut penyelidikan itu sebagai "percobaan kudeta," pungkasnya.
Lagi kampanye Ada Serangan Roket, PM Netanyahu Dievakuasi:
(eva/zap)











































