Dikutip dari Associated Press (AP), Minggu (22/12/2019), korban luka-luka diduga karena melompat dari jendela apartemen untuk menyelamatkan diri. Pihak berwenang mengatakan, kebakaran terjadi di area dekat kompor unit di lantai satu apartemen.
Matthew Sykes salah satu saksi mengatakan, salah satu ujung lorong lantai dua apartemen tersumbat asap hitam pekat yang menyebabkan dirinya bersama sang istri kesulitan mencari tangga darurat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di tempat kejadian langsung memberikan pertolongan kepada korban luka. Petugas juga menggunakan tangga untuk menyelamatkan orang yang tergantung dari jendela.
"Hal pertama yang kamu pikirkan adalah kita harus menyelamatkan orang-orang itu. Jatuh 16 kaki (4,9 meter) atau lebih tinggi bisa berakibat fatal," kata juru bicara tim departemen pemadam kebakaran Szymanski.
Szymanski menjelaskan, korban luka kebanyakan mengalami patah tulang, dan sesak napas karena menghirup asap kebakaran. Sementara itu, dilaporkan wanita hamil terjatuh setelah mencoba menyelamatkan diri menggunakan seutas seprai untuk turun dari apartemennya di lantai tiga.
"Penyebab kebakaran tampaknya tidak disengaja dan api membesar di salah satu unit lantai pertama di dekat kompor. Pemadam kebakaran menemukan pembakar menyala," kata Szymanski. (idn/fas)










































