Fosil Homo Erectus Terakhir Ditemukan di Jateng, Umurnya Ratusan Ribu Tahun

Jabbar Ramdhani - detikNews
Kamis, 19 Des 2019 04:53 WIB
Profesor Russell Ciochon di labnya bersama para pemeran tengkorak Homo erectus (dok. University of Iowa)
Jakarta - Fosil manusia yang berjalan tegak (Homo erectus) terakhir ditemukan di Jawa Tengah, Indonesia. Diperkirakan fosil tersebut berumur antara 108.000 hingga 1170.000 tahun lalu.

Seperti dilansir CNN, Kamis (19/12/2019), Diperkirakan spesies manusia purba itu punah sebelum berevolusi menjadi manusia modern.

Para peneliti mengatakan bahwa temuan mereka mengkonfirmasi kapan spesies itu punah. Studi ini dipublikasikan Rabu di jurnal Nature.

Fosil-fosil itu ditemukan di situs Ngandong, di mana diduga berakhirnya Homo erectus akibat dipengaruhi perubahan iklim. Situs Ngandong pertama kali digali pada 1930-an oleh tim Belanda, menemukan lebih dari 25.000 fosil di lapisan tulang - 14 di antaranya milik Homo erectus, termasuk 12 topi tengkorak dan dua tulang kaki bagian bawah. Sebagian besar fosil milik binatang.


"Ini menegaskan bahwa Ngandong adalah situs Homo erectus termuda yang ditemukan di mana pun di dunia," kata penulis studi dan ahli paleoantropologi di University of Iowa, Russell Ciochon. "Kami telah mengakhiri kontroversi panjang mengenai usia situs penting ini dalam evolusi manusia," tambahnya.

Proyek penelitian untuk memahami kapan Homo erectus mati dimulai pada tahun 2006. Tim peneliti Ciochon menggabungkan kekuatan dengan ahli geokronologis dan ilmuwan kuaterner, serta tim Kira Westaway.

Sejarah Panjang dan Kematian Massal

Indonesia punya sejarah panjang dengan fosil Homo erectus. Homo erectus dapat mencapai Jawa karena terhubung ke daratan Asia oleh jembatan darat ketika permukaan laut rendah selama periode gletser, kata para peneliti.

Fosil pertama ditemukan di situs lain bernama Trinil pada tahun 1891. Sekitar 200 situs telah ditemukan di seluruh Jawa sejak itu. Fosil Homo erectus tertua di Jawa berasal dari 1,7 juta tahun yang lalu. Menentukan usia fosil termuda menunjukkan berapa lama spesies bertahan sebelum mati.

"Homo erectus adalah spesies yang berumur panjang dengan distribusi geografis besar yang menjadikannya salah satu hominin paling sukses yang pernah hidup," kata Ciochon.

Fosil Hom erectus terakhir ditemukan di JatengFosil Hom erectus terakhir ditemukan di Jateng (dok. Russell L. Ciochon University of Iowa)