Komisi Tinggi PBB Temukan Pelanggaran HAM oleh Aparat ke Demonstran Chile

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Sabtu, 14 Des 2019 05:18 WIB
Foto: Martin BERNETTI/AFP
Santiago - Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) mengatakan polisi dan tentara Chile telah melanggar norma dan standar hak asasi manusia (HAM) internasional selama protes massal di negara itu.

Setelah melakukan wawancara dengan 235 korban dan 60 wawancara dengan polisi, tim PBB menyimpulkan laporan setebal 30 halaman. Laporan itu memerinci dugaan penyiksaan, perlakuan buruk, pemerkosaan dan bentuk-bentuk kekerasan seksual lainnya oleh polisi terhadap para demonstran yang jadi tahanan.



"Secara keseluruhan, menurut angka resmi, lebih dari 28.000 orang ditahan antara 18 Oktober hingga 6 Desember, meskipun sebagian besar telah dibebaskan," kata tim PBB dalam laporan itu seperti dikutip dari Anadolu Agency, Sabtu (14/12/2019).

Mereka mendokumentasikan 113 kasus penyiksaan dan perlakuan buruk, dan 24 kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan laki-laki.

Kantor Jaksa Penuntut Umum di Chile juga telah mengindikasikan ada penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap 26 kematian yang terjadi selama protes. Laporan PBB itu juga mengutip ada penggunaan senjata tak mematikan yang tidak perlu, dan tidak proporsional, khususnya senapan anti huru hara.

Selanjutnya
Halaman
1 2