Brutal! Demonstran Irak Serang ABG 17 Tahun Hingga Tewas

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 13 Des 2019 17:40 WIB
Situasi di Irak yang masih diwarnai unjuk rasa antipemerintah (AP Photo)

Namun disebutkan kepolisian setempat bahwa para demonstran sebelumnya menuduh polisi tidak melindungi mereka dari 'para penyabotase'. Demonstran juga melakukan aksi pembakaran di dekat rumah si remaja itu.

Remaja itu telah tak bernyawa saat dievakuasi dari lampu lalu lintas setempat, yang menjadi tempatnya digantung oleh massa. Para saksi mata menyebut jenazah remaja itu dibawa ke kantor forensik setempat.

Aksi brutal para demonstran itu dinilai bisa mengubah situasi secara drastis bagi sebuah gerakan protes yang mengklaim tetap menganut pasifisme -- menentang kekerasan -- dalam menghadapi kekerasan pasukan keamanan Irak, yang sejauh ini menewaskan 460 orang dan melukai 25 ribu orang lainnya.


Sebuah pernyataan yang ditandatangani oleh 'demonstran Tahrir' yang beredar online menyatakan kecaman terhadap 'rencana tak tahu malu yang bertujuan menodai reputasi demonstran yang damai'. Ditegaskan bahwa ribuan demonstran di Alun-alun Tahrir 'tidak ada kaitannya dengan peristiwa tersebut'.

Beberapa waktu terakhir, sejumlah demonstran dan aktivis ditembak mati oleh pelaku misterius, atau diculik dan kemudian ditemukan tewas. Para demonstran antipemerintah juga mengeluhkan bahwa mereka diawasi, diancam dan dilecehkan dalam kampanye intimidasi yang bertujuan menjauhkan mereka dari unjuk rasa. Para demonstran menuduh faksi bersenjata pro-Iran memainkan peran dalam tindak pembunuhan dan penculikan para demonstran Irak.
Halaman

(nvc/ita)