Erupsi Gunung Api Tewaskan 13 Orang, Polisi Selandia Baru Lakukan Penyelidikan

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 14:47 WIB
Petugas penyelamat meninggalkan White Island usai terjadi erupsi gunung api (Michael Schade via AP)
Wellington - Kepolisian Selandia Baru mengumumkan bahwa mereka akan melakukan penyelidikan untuk mencari tahu bagaimana erupsi gunung api di White Island bisa memicu banyak korban jiwa. Sejauh ini, jumlah korban tewas akibat erupsi gunung api itu dikhawatirkan bertambah menjadi 13 orang.

Seperti dilansir AFP dan CNN, Selasa (10/12/2019), Perdana Menteri (PM) Selandia Baru, Jacinda Ardern, menyampaikan 'kesedihan tak terkira' setelah erupsi gunung api di White Island pada Senin (9/12) waktu setempat diperkirakan menewaskan 13 orang.

PM Ardern mengonfirmasi lima orang tewas dan menyebut delapan orang lainnya masih hilang. Kepolisian Selandia Baru sebelumnya memperkirakan tidak ada lagi korban selamat dari erupsi gunung api di White Island.


Otoritas Selandia Baru menyatakan kecil kemungkinan untuk menemukan korban selamat, setelah operasi pencarian via udara yang dilakukan semalaman tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kehidupan.

"Saya bisa mengonfirmasi sekarang bahwa kita akan memulai penyelidikan kriminal terhadap situasi yang memicu korban tewas dan korban luka di White Island," tegas Deputi Komisioner dari Kepolisian Selandia Baru, John Tims, dalam konferensi pers.

"Kerangka yang menjadi acuan penyelidikan akan dikembangkan dalam beberapa hari ke depan," imbuhnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2