China Akan Terus Lanjutkan 'Pelatihan' Warga Muslim di Xinjiang

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 09 Des 2019 18:22 WIB
Foto: Getty Images/AFP
Foto: Getty Images/AFP
Beijing - Pemerintah China membela keberadaan kamp-kamp pendidikan ulang di Xinjiang dan menyatakan akan terus melanjutkan "pelatihan" warga di wilayah tersebut. Hal ini disampaikan menyusul bocornya dokumen pemerintah China mengenai pengawasan dan pengendalian penduduk muslim Uighur di wilayah tersebut.

Kelompok-kelompok HAM memperkirakan lebih dari satu juta warga Uighur dan minoritas muslim lainnya ditahan di kamp-kamp tersebut. Dalam konferensi pers, ketua wilayah Xinjiang, Shohrat Zakir membantah perkiraan perkiraan oleh kelompok-kelompok HAM dan pakar asing bahwa lebih dari satu juta warga Uighur dan sebagian besar minoritas muslim lainnya ditahan di kamp.

Namun dia tidak memberikan angka untuk jumlah orang yang tinggal di apa yang oleh pemerintah digambarkan sebagai "pusat pendidikan kejuruan".


"Para siswa ... dengan bantuan pemerintah telah mendapatkan pekerjaan yang stabil (dan) meningkatkan kualitas hidup mereka," kata Zakir seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (9/12/2019).
Selanjutnya
Halaman
1 2