800 Ribu Demonstran Antipemerintah Kembali Turun ke Jalanan Hong Kong

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 09 Des 2019 12:50 WIB
Demonstran antipemerintah di Hong Kong kembali turun ke jalanan (AP Photo/Vincent Yu)

"Saya tidak tahu berapa lama perjuangan akan berlanjut. Sejauh ini saya tidak bisa melihat akhirnya, tapi kami tidak akan mundur," timpal seorang demonstran lainnya yang bernama Kelvin.

Kepolisian Hong Kong mengambil langkah tidak biasa dengan mengizinkan Front HAM Sipil (CHRF) untuk menggelar aksi massa pada Minggu (8/12) waktu setempat. Ini merupakan pertama kalinya kelompok demonstran diberi izin menggelar aksi sejak pertengahan Agustus lalu. Namun polisi juga memperingatkan bahwa pihaknya memiliki nol toleransi untuk aksi kekerasan dari demonstran yang anarkis.


Gerakan pro-demokrasi yang terus memprotes pemerintah Hong Kong ini memiliki sejumlah tuntutan yang belum dipenuhi. Tuntutan-tuntutan itu termasuk penyelidikan independen terhadap cara polisi menangani unjuk rasa anarkis, pengampunan untuk demonstran yang ditangkap dan pemilu yang bebas-adil.

"Carrie Lam seharusnya mendengarkan tuntutan warga Hong Kong sesegera mungkin," imbau pemimpin CHRF, Jimmy Sham, kepada wartawan setempat.

Sham menyebut aksi massa pada Minggu (8/12) waktu setempat ini sebagai 'kesempatan terakhir' Lam untuk mendengarkan warganya.

Halaman

(nvc/ita)