Pelaku Penembakan di Pangkalan AL Florida Pernah Sebut AS 'Negara Jahat'

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 07 Des 2019 15:38 WIB
Mobil polisi mengawal sebuah ambulans usai penembakan terjadi di dalam Naval Air Statuion Pensacola pada Jumat (6/12) waktu setempat (Tony Giberson/ Pensacola News Journal via AP)
Mobil polisi mengawal sebuah ambulans usai penembakan terjadi di dalam Naval Air Statuion Pensacola pada Jumat (6/12) waktu setempat (Tony Giberson/ Pensacola News Journal via AP)
Florida - Seorang personel militer Arab Saudi yang melakukan penembakan brutal di Pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) di Florida diketahui pernah mengecam AS sebagai 'negara jahat'. Penyelidikan terhadap motif penembakan yang menewaskan tiga orang ini terus berlangsung.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (7/12/2019), kecaman dari pelaku penembakan itu diungkapkan oleh SITE Intelligence Group yang merupakan media pemantau militan.

Penembakan di dalam salah satu ruang kelas di kompleks Naval Air Station Pensacola di Florida terjadi pada Jumat (6/12) pagi waktu setempat. Selain menewaskan 3 orang, penembakan melukai 12 orang lainnya. Pelaku ditembak mati oleh polisi yang dikerahkan ke lokasi.


Gubernur Florida, Ron DeSantis, menyebut pelaku penembakan merupakan anggota Angkatan Udara Saudi, namun tidak menyebut namanya. Secara terpisah, seorang pejabat AS yang enggan disebut namanya menyebut pelaku sebagai Mohammed Saeed Alshamrani.

Sosok Alshamrani disebut sebagai personel Angkatan Udara Saudi yang berpangkat Letnan II. Dia sedang berada di AS untuk mengikuti pelatihan di sekolah penerbangan di Naval Air Station Pensacola. Dia ikut pelatihan sejak Agustus 2017 lalu dan dijadwalkan akan selesai pada Agustus mendatang.
Selanjutnya
Halaman
1 2