detikNews
Rabu 04 Desember 2019, 03:41 WIB

Polisi Prancis Pindahkan 600 Migran Tibet di Paris

Eva Safitri - detikNews
Polisi Prancis Pindahkan 600 Migran Tibet di Paris Ilustrasi Imigran (Foto: REUTERS/Jose Luis Gonzalez)
Jakarta - Pihak berwenang Perancis telah memindahkan sekitar 600 pencari suaka dari Tibet yang berada di sebuah kampung tepi luar Paris. Mereka telah berada di sana selama beberapa tahun terakhir.

Kampung itu muncul Agustus lalu, yang terakhir muncul setelah beberapa orang lainnya dievakuasi dekat Acheres, sekitar 30 kilometer (20 mil) barat laut ibukota.


Daerah itu mulai memindahkan warga Tibet setelah tahun 2010, ketika sebuah asosiasi bantuan lokal mulai menawarkan makanan,peralatan mandi, dan permintaan para suaka lainnya. Kecuali untuk keluarga dengan anak-anak, pria dan wanita dimuat ke dalam bus terpisah Selasa pagi dan kampung itu dibersihkan.

"Sejak 2017, hampir 800 migran telah ditempatkan di tempat penampungan. Tetapi meskipun ada beberapa fasilitas perumahan di wilayah Yvelines, tidak mungkin untuk mendatangkan begitu banyak orang dalam kondisi yang sesuai," " kata kantor regional pemerintah, dilansir dari AFP, Selasa (3/12/2019).

"Tidak dapat diterima membiarkan orang-orang ini hidup dalam kondisi seperti ini," kata Wali Kota Acheres, Marc Honore.

Menurut Marc setiap tahun jumlah suaka di Tibet itu semakin meningkat. "Setiap tahun, jumlah mereka meningkat, dan itu tidak akan berhenti dalam waktu dekat," katanya.

Sebelumnya, para migran Tibet itu telah melarikan diri dari tanah air mereka selama bertahun-tahun karena tindakan keras oleh pemerintah China,yang menghancurkan pemberontakan terhadap pemerintahan Beijing pada tahun 1959.

Menurut Francoise Robin, seorang spesialis Tibet di Institut Nasional Bahasa dan Peradaban Timur Prancis. Total sekitar 8.000 warga Tibet sekarang tinggal di Prancis.


(eva/zap)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com