detikNews
2019/12/03 18:24:06 WIB

Semarak Indonesia Hangatkan Kota Kazan di Rusia

Novi Christiastuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Semarak Indonesia Hangatkan Kota Kazan di Rusia Tari Cendrawasih pada pertunjukan budaya Indonesia dalam rangka Indonesian Day di Kazan Federal University (29/11). (Dok. KBRI Moskow)
Moskow - Di awal musim dingin bersuhu sekitar -9 derajat Celsius, KBRI Moskow telah menggelar Indonesian Day di Kazan, Republik Tatarstan, salah satu provinsi di Federasi Rusia yang sekitar 55% penduduknya beragama Islam. Acara yang berlangsung pada 29-30 November 2019 ditujukan untuk lebih memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat setempat.

Rangkaian kegiatan dilaksanakan di dua perguruan tinggi, di Kazan Federal University (KFU) dan Kazan State Institute of Culture (KazGIK). Kazan berjarak sekitar 816 kilometer ke arah timur dari kota Moskow. Demikian disampaikan dalam keterangan pers KBRI Moskow yang diterima detikcom, Selasa (3/12/2019).

Indonesian Day di KFU, 29 November, diisi acara Pertemuan Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi dengan pimpinan KFU, kuliah umum dengan tema Indonesia-Rusia Menuju Kemitraan Strategis, pertunjukan seni budaya Indonesia, dan pemutaran film 'Laskar Pelangi'. Para mahasiswa Indonesia di Kazan yang tergabung dalam Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Rusia cabang Kazan (Permirakaz) turut mendukung dan memeriahkan Indonesian Day bersama tim kesenian KBRI Moskow.


Dalam acara pertunjukan seni budaya ini dipersembahkan berbagai lagu seperti Sirih Kuning, Hujan Gerimis, Manuk Dadali, Ayo Mama, Rasa Sayange, Sowe Ora Jamu, Soleram, Bungong Jeumpa, dan Gebyar Indonesia. Lagu Rayuan Pulau Kelapa yang dinyanyikan dalam bahasa Rusia mengingatkan sejumlah penonton yang hadir akan hubungan Indonesia-Rusia di era tahun 60-an. Lagu tersebut sangat populer di era itu.

Selain pakaian batik, corak dan warna pakaian daerah tim kesenian Indonesia menambah semarak pertunjukan budaya saat ditampilkan berbagai tarian, yaitu tari Angguk (Yogyakarta), tari Indang (Sumatera Barat), tari Zapin Satelit (Riau), tari Cendrawasih dan Margapati (Bali), serta Pencak Silat.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan Kazan Federal University Dmitry Tayursky dalam sambutan pembukaan pertunjukan budaya menyampaikan bahwa setiap orang mungkin lebih mengetahui Bali, tetapi Indonesia tidak hanya Bali dengan pantai-pantainya yang indah. Indonesia adalah negara yang sangat kaya dan menunjung tinggi nilai budaya.

"Pertunjukan budaya ini diharapkan dapat lebih mendorong peningkatan hubungan antara orang-orang Indonesia dan Rusia pada tingkat yang baru," kata Dmitry Tayursky.

Kuliah umum Dubes RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi, dalam rangka Indonesian Day di Kazan Federal University (29/11).Kuliah umum Dubes RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi, dalam rangka Indonesian Day di Kazan Federal University (29/11). Foto: Dok. KBRI Moskow



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com