detikNews
2019/12/03 18:12:24 WIB

Amnesty International Sebut 208 Orang Tewas dalam Demo, Iran: Bohong Besar!

Novi Christiastuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Amnesty International Sebut 208 Orang Tewas dalam Demo, Iran: Bohong Besar! Sebuah pom bensin di Teheran dibakar oleh demonstran saat unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM (Abdolvahed Mirzazadeh/ISNA via AP)
Teheran - Amnesty International melaporkan bahwa 208 orang tewas dalam unjuk rasa memprotes kenaikan bahan bakar minyak (BBM) di Iran bulan lalu. Otoritas Iran memberi reaksi keras terhadap laporan Amnesty dengan menyebutnya sebagai 'bohong besar'.

"Saya secara tegas menyatakan bahwa jumlah dan angka yang disampaikan kelompok-kelompok keji adalah kebohongan besar dan statistiknya memiliki perbedaan serius dengan apa yang mereka umumkan," ucap juru bicara otoritas kehakiman Iran, Ghomlamhossein Esmaili, dalam pernyataannya seperti dilansir AFP, Selasa (3/12/2019).

"Mereka mengumumkan sejumlah angka juga sejumlah nama ... Jumlah yang diklaim oleh mereka merupakan kebohongan dan direkayasa," imbuhnya.


"Nama-nama yang mereka berikan juga bohong," ucapnya, sembari menyebut bahwa daftar itu itu termasuk orang yang masih hidup dan meninggal secara wajar, bukan karena unjuk rasa.

Unjuk rasa besar-besaran digelar di berbagai wilayah Iran pada 15 November lalu setelah pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM hingga 200 persen. Unjuk rasa yang diwarnai kerusuhan itu ditangkal otoritas Iran yang memutus akses internet secara total selama seminggu.

Otoritas Iran hingga kini belum mengumumkan angka resmi korban tewas dalam unjuk rasa tersebut.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com