Amankan Pelaku Sebelum Polisi Tiba, Sejumlah Warga London Dipuji Pahlawan

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 30 Nov 2019 10:39 WIB
Polisi dan petugas forensik memeriksa lokasi serangan teroris di London Bridge (AP Photo/Matt Dunham)
Polisi dan petugas forensik memeriksa lokasi serangan teroris di London Bridge (AP Photo/Matt Dunham)
London - Sejumlah warga London dipuji sebagai pahlawan karena membantu mengamankan pria berpisau yang menewaskan dua orang dalam serangan teroris di London Bridge, Inggris. Orang-orang itu bersama-sama melumpuhkan pelaku ke tanah tanpa menyadari bahwa pelaku saat itu memakai rompi peledak.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (30/11/2019), rompi peledak yang dipakai pelaku belakangan diketahui palsu. Pelaku yang diidentifikasi bernama Usman Khan (28) itu, tewas setelah ditembak polisi yang dikerahkan ke lokasi kejadian pada Jumat (29/11) waktu setempat.

Para politikus, pejabat kepolisian, rohaniawan tertinggi Gereja Inggris dan banyak pengguna media sosial melontarkan pujian atas upaya sekelompok warga London yang mengamankan pelaku dan melucuti senjata yang digunakannya menikam sejumlah orang, sebelum polisi tiba di lokasi.


Beberapa warga lainnya yang ada di sekitar lokasi merekam momen dramatis itu dengan telepon genggam mereka.

"Apa yang luar biasa soal gambar yang kita lihat adalah kepahlawanan yang menakjubkan dari sejumlah anggota masyarakat yang sungguh-sungguh berlari menuju bahaya, tidak menyadari apa yang mereka hadapi," ucap Wali Kota London, Sadiq Khan, dalam pernyataannya.

"Anggota masyarakat itu tidak menyadari bahwa saat itu ada hoax peledak dan mereka sungguh yang terbaik -- contoh lain dari keberanian dan kepahlawanan dari warga London biasa yang berlari menuju bahaya, mempertaruhkan keselamatan pribadi untuk berusaha dan menyelamatkan orang lain," imbuhnya.

Momen saat pelaku serangan teroris di London Bridge dilumpuhkan warga dan polisiMomen saat pelaku serangan teroris di London Bridge dilumpuhkan warga dan polisi Foto: @HLOBlog via AP

Simak Video "8 Jam Bak Teroris di Bandara Hong Kong"

Selanjutnya
Halaman
1 2