Produk Indonesia Unjuk Gigi di Athena

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 25 Nov 2019 15:09 WIB
Foto: KBRI Athena
Athena - Tidak dapat dipungkiri jika produk Indonesia selalu menarik perhatian dan memiliki kualitas yang baik serta diakui oleh negara lain. Hal ini terungkap pula pada pameran perhotelan The Mediterranean Exhibition Center (MEC) di Athena, yang dilaksanakan pada tanggal 15-18 November yang lalu. Pameran yang telah dilaksanakan sejak tahun 1989 ini menampilkan produk-produk kualitas premium yang digunakan dalam bisnis perhotelan.

Pada pameran tersebut, dapat dilihat beberapa produk Indonesia, yang salah satunya merupakan produk-produk dari perusahaan Ateja. Marilita Lambadarios, pemilik perusahaan Candle Light, perusahaan yang bergerak di bidang produk-produk perhotelan serta salah satu importir produk Ateja ke Yunani, mengungkapkan bahwa hasil produk-produk yang berlokasi di Bandung ini, memiliki kualitas yang sangat bagus dengan harga yang sangat kompetitif.

Diungkapkan pula bahwa produk Ateja banyak disukai oleh masyarakat Yunani karena sesuai dengan selera pasar salah satu negara Mediteranian tersebut. Selain karena kualitas, pertimbangan pasar memilih produk Indonesia termasuk dari Ateja, karena memiliki motif yang unik, salah satunya yakni motif Mega Mendung dan sebagainya.

Selain tampil pada pameran MEC tersebut di atas, produk-produk Indonesia juga akan tampil pada pameran Xenia International Hospitality Exhibition, yang merupakan pameran produk-produk perhotelan terbesar di Yunani, diikuti oleh sekitar 20.000 pengusaha dan dihadiri oleh sekitar 37.000 pengunjung, dilaksanakan pada tanggal 23-25 November 2019 di Athena.

"Majunya pariwisata Yunani menjadi salah satu faktor berkembanganya industri di bidang perhotelan di negeri para dewa ini," ungkap Ferry Adamhar, Duta Besar RI untuk Yunani.

"Di sisi lain, Indonesia memiliki keunggulan dalam bidang furniture serta produk-produk perhotelan, hal ini menjadi peluang Indonesia untuk lebih dapat bekerja sama di bidang pariwsata umumnya dan perhotelan khususnya," imbuh Adamhar.

(ita/ita)