Ratusan Perempuan Dibunuh dalam Setahun, Ribuan Orang Demo di Paris

Danu Damarjati - detikNews
Minggu, 24 Nov 2019 04:12 WIB
Demo menentang femisida di Paris. (Alain Jocard/AFP Photo)
Demo menentang femisida di Paris. (Alain Jocard/AFP Photo)
Paris - Ada gejala bernama femisida (femicide), yakni pembunuhan terhadap perempuan dilatarbelakangi isu gender. Dalam setahun, ratusan perempuan dibunuh pasangannya di Prancis. Demonstrasi besar digelar untuk memprotes hal itu.

Dilansir AFP, Minggu (24/11/2019), ribuan orang berunjuk rasa demi menghentikan kekerasan berbasis gender dan femisida, pada Sabtu (23/11) waktu setempat. Kurang lebih, 116 perempuan tewas di tangan pasangannya pada setahun terakhir.



Iring-iringan (long march) dimulai dari arah gedung opera. Orang-orang mengusung spandung dan plakat, umumnya berwarna ungu, isinya adalah mengutuk femisida.

"Hentikan patriarki!" bunyi salah satu spanduk yang mereka usung. "Hentikan sikap bungkam, bukan perempuan," bunyi spanduk lainnya.



Sekitar 30 iring-iringan telah dihelat di seluruh Prancis. Ada 70 kelompok, partai politik, dan serikat pekerja yang terlibat.

"Ini adalah iring-iringan yang bersejarah," kata salah seorang koordinator aksi, Caroline De Haas.
Selanjutnya
Halaman
1 2