Bolivia Rusuh, Mantan Presiden Morales Dilaporkan Atas Tuduhan Terorisme

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 23 Nov 2019 15:34 WIB
Foto: Protes warga di Bolivia (AP Photo/Natacha Pisarenko)
La Paz - Pemerintah sementara Bolivia melaporkan mantan presiden Evo Morales atas tuduhan "hasutan dan terorisme". Ini dilakukan setelah mantan presiden itu diduga menyerukan para pendukungnya untuk terus melakukan blokade jalan-jalan di negara yang dilanda krisis tersebut.

Menteri Dalam Negeri Arturo Murillo membawa kasus ini ke jaksa penuntut federal di La Paz, yang telah dilanda blokade jalan-jalan selama berminggu-minggu, menyebabkan kekurangan makanan dan bahan bakar di pusat pemerintahan tersebut.


"Kami menginginkan hukuman maksimum untuk penghasutan dan terorisme," kata Murillo kepada wartawan setelah melancarkan tindakan hukum terhadap Morales, seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (23/11/2019).

Murillo juga menuduh mantan menteri utama Morales Juan Ramon Quintana, yang keberadaannya tidak diketahui, melakukan kejahatan yang sama.

Jika Morales -- yang melarikan diri ke Meksiko setelah mengundurkan diri pada 10 November -- didakwa dan dihukum, dia akan menghadapi hukuman maksimum 30 tahun penjara.
selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2