detikNews
Rabu 20 November 2019, 03:21 WIB

Zelensky Sebut Ukraina 'Lelah' dengan Pertanyaan Dugaan Skandal Trump

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Zelensky Sebut Ukraina Lelah dengan Pertanyaan Dugaan Skandal Trump Foto: Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (REUTERS/Gleb Garanich)
Kiev - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan negaranya 'lelah' dengan pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan dugaan skandal Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Washington tengah menggelar sidang dengar pendapat publik terkait pemakzulan.

"Kami punya negara sendiri, kami punya kemerdekaan kami, kami punya masalah sendiri," dia komplain setelah konferensi pers di Kiev dengan mengunjungi perdana menteri Ceko, Andrej Babis, seperti dikutip dari AFP, Rabu (20/11/2019).


Persidangan dimulai minggu lalu di Washington mengenai apakah Donald Trump memerintahkan pembekuan bantuan militer AS ke Ukraina dalam upaya membuat Kiev meluncurkan investigasi terhadap calon saingannya di pemilihan 2020, Joe Biden, dan putranya Hunter.

Seorang reporter Amerika menekan Zelensky apakah dia siap meluncurkan penyelidikan soal hubungan putra Biden dengan perusahaan energi Ukraina, Burisma, sebagai konsesi untuk Trump.

"Semua orang di Ukraina sangat lelah dengan Burisma," kata Zelensky sebelum bergegas meninggalkan ruangan yang penuh reporter.


Presiden Ukraina Zelensky (41) yang berlatar belakang komedian berada di pusat skandal impeachment di AS setelah panggilan teleponnya dengan Trump menghasilkan penyelidikan dugaan Trump telah menekan mitra Ukrainanya untuk agenda pribadi.

Penyelidikan Ukraina disebut menargetkan kegiatan Hunter Biden dari April 2014 hingga April 2019 ketika ia bertugas di dewan Burisma Holdings, sebuah perusahaan gas Ukraina yang dituduh melakukan praktik korupsi.

Pada konferensi pers maraton bulan lalu, Zelensky mengatakan dia tidak ingin 'terjebak dalam' skandal itu karena dapat merusak kepentingan Ukraina.

"Dengan segala hormat terhadap politik AS dan AS, kami bukan staf pemeliharaan untuk AS, kami adalah negara merdeka," katanya.
(gbr/gbr)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com