China Sempat Kerahkan Tentaranya di Jalanan Hong Kong, Ini Alasannya

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 18 Nov 2019 18:04 WIB
Tentara China berjaga di dalam garnisun mereka di Hong Kong, yang letaknya dekat dengan kampus Universitas Politeknik Hong Kong yang menjadi pusat bentrokan (AP Photo/Ng Han Guan)
Tentara China berjaga di dalam garnisun mereka di Hong Kong, yang letaknya dekat dengan kampus Universitas Politeknik Hong Kong yang menjadi pusat bentrokan (AP Photo/Ng Han Guan)

Menurut aturan hukum dasar Hong Kong, tentara-tentara dari daratan utama China bisa beroperasi di Hong Kong jika otoritas setempat memintanya.

Dalam pernyataan pada Sabtu (16/11) lalu, pemerintah Hong Kong menyatakan pihaknya tidak meminta tentara China untuk membantu membersihkan jalanan.

Sementara itu, otoritas China telah berulang kali memperingatkan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi aksi kekerasan di Hong Kong. Diketahui bahwa bentrokan kembali pecah pada akhir pekan lalu hingga awal pekan ini. Para demonstran antipemerintah masuk ke dalam kampus dan melakukan pembakaran untuk mencegah polisi menyerbu mereka.


Wu memberikan peringatan baru untuk situasi terkini tersebut. "Mengakhiri kekerasan dan memulihkan ketertiban merupakan tugas paling mendesak di Hong Kong," tegas Wu setelah Menteri Pertahanan (Menhan) China, Wei Fenghe, bertemu Menhan AS, Mark Esper, di Bangkok, Thailand.

Halaman

(nvc/ita)