Mahasiswa Harvard Bubarkan Diri Saat Diplomat Israel Pidato

Mahasiswa Harvard Bubarkan Diri Saat Diplomat Israel Pidato

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Minggu, 17 Nov 2019 11:49 WIB
Foto:Ilustrasi Bendera Palestina (Lisya Sri Rahayu/detikcom)
Foto:Ilustrasi Bendera Palestina (Lisya Sri Rahayu/detikcom)
Cambridge - Diplomat Israel Dani Dayan memberikan pidato mengenai strategi menduduki Palestina di Universitas Harvard, Amerika Serikat (AS). Hal tersebut diprotes puluhan mahasiswa yang langsung membubarkan diri dengan membawa poster saat Dayan berbicara.

Peristiwa tersebut terjadi di Universitas Harvard, Cambridge, AS, Rabu (13/11). Seperti dilansir Middle East Monitor, mahasiswa membawa poster bertuliskan 'Pendudukan negara adalah kejahatan perang' dan mereka membubarkan diri dengan diam.


Saat mahasiswa membubarkan diri, Dayan terdengar bergumam mengomentari aksi tersebut. "Aku ingat melakukan hal ini saat TK," kata Dayan seperti dikutip dari Middle East Monitor, Minggu (17/11/2019).

Meski demikian, Dayan tetap melanjutkan pidatonya di depan auditorium yang hampir kosong. Pidatonya berjudul ' Strategi Legal Kependudukan Israel'.


Video tersebut viral di media sosial. Sementara itu, dikutip dari Arab News, Dayan menyebut para mahasiswa sebagai 'kumpulan pecundang' di akun Twitternya.



Mahasiswa kecewa dengan Harvard yang memperbolehkan diplomat Israel memberikan pidato tersebut. Mahasiswa menyebut pidato tersebut sebagai propaganda.

"Saya kecewa terhadap Fakultas Hukum Harvard yang membiarkan propaganda seperti ini terjadi sebagai proyek kolonial yang diframing sebagai bentuk 'legal'," tutur salah satu mahasiswa yang tergabung Komite Solidaritas Mahasiswa Palestina.

(fdu/tor)