Usai Ampuni Mata-mata, Lithuania-Rusia Bertukar Intel di Tapal Batas

Usai Ampuni Mata-mata, Lithuania-Rusia Bertukar Intel di Tapal Batas

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Sabtu, 16 Nov 2019 05:47 WIB
Kremlin di Moskow (Titry Frilyani/dTraveler)
Kremlin di Moskow (Titry Frilyani/d'Traveler)
Moskow - Rusia hari ini mengembalikan dua warga Lithuania dan Norwegia yang didakwa melakukan tindakan mata-mata terhadap Vilnius. Hal itu menyusul dibebaskannya dua warga Rusia yang juga dipenjara karena mata-mata oleh Lithuania.

Dilansir AFP, pengembalian dua warga Lithuania dan Norwegia serta dua warga Rusia itu dilakukan dalam pertukaran yang dilakukan pada siang hari, Jumat (15/11/2019). Kebebasan para mata-mata itu ditukar dalam operasi yang dilakukan di perbatasan Lithuania yang bersilangan dengan eksklave Rusia Kaliningrad.

"Hari ini, pada tengah hari, operasi pertukaran selesai dengan sukses," kata kepala intelijen Lithuania Darius Jauniskis kepada wartawan di Vilnius.

"Warga negara Lithuania Yevgeny Mataitis dan Arstidas Tamosaitis dan warga negara Norwegia Frode Berg berhasil kembali ke Lithuania," katanya, seraya menambahkan bahwa Berg kemudian dipindahkan ke kedutaan Norwegia di Ibu Kota Lithuania.



Perdana Menteri Norwegia Erna Solberg memuji pembebasan Berg dan berterima kasih kepada Lithuania atas "kerja sama dan upaya" dalam mengamankan kebebasan Berg.

Ilya Novikov, pengacara Berg di Rusia, menulis pada Twitternya bahwa dia "dalam perjalanan pulang, sudah berakhir" tetapi masih belum jelas kapan dia akan kembali ke Norwegia.



Sebelumnya, Presiden Lithuania Gitanas Nauseda memberikan pengampunan kepada dua warga negara Rusia, Nikolai Filipchenko and Sergey Moiseenko, yang dipidana atas dakwaan melakukan kegiatan mata-mata.

"Nikolai Filipchenko sudah diampuni untuk seluruh masa hukumannya sesuai dengan Pasal 79 (2) Kitab Undang-Undang Pidana Lithuania.... Sergey Moiseenko telah diampuni untuk seluruh masa hukumannya," kata kantor kepresidenan Lithuania dalam pernyataan, dikutip dari AFP, Jumat (15/11/2019).

Menanggapi pembebasan itu, Direktur badan intelijen asing SVR Rusia, Sergei Naryshkin kemudian mengatakan kepada kantor-kantor berita bahwa Moskow akan mengambil "langkah-langkah balasan" menyusul pengampunan dari Lithuania.




Simak juga video Usai Bunuh Pacar, Profesor Rusia Simpan Potongan Lengan di Tas:

[Gambas:Video 20detik]

Halaman

(mae/dnu)