Unjuk Rasa Berlanjut di Irak, 4 Demonstran Tewas Kena Tabung Gas Air Mata

Unjuk Rasa Berlanjut di Irak, 4 Demonstran Tewas Kena Tabung Gas Air Mata

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 15 Nov 2019 16:39 WIB
Demonstran antipemerintah di Irak tampak berupaya melemparkan kembali tabung gas air mata yang ditembakkan polisi (AP Photo/Khalid Mohammed)
Demonstran antipemerintah di Irak tampak berupaya melemparkan kembali tabung gas air mata yang ditembakkan polisi (AP Photo/Khalid Mohammed)
Baghdad - Unjuk rasa antipemerintah terus berlanjut di Irak, dengan diwarnai bentrokan sengit antara demonstran dan pasukan keamanan setempat. Sedikitnya empat demonstran tewas akibat terkena tabung gas air mata yang ditembakkan langsung ke arah mereka oleh pasukan keamanan Irak.

Seperti dilansir AFP dan Associated Press, Jumat (15/11/2019), sejumlah sumber medis menuturkan bahwa empat demonstran itu terkena tembakan gas air mata dalam bentrokan di dekat kamp utama unjuk rasa di Alun-alun Tahrir, Baghdad, pada Kamis (14/11) waktu setempat.

Alun-alun Tahrir diketahui menjadi pusat unjuk rasa antipemerintah yang telah berlangsung beberapa pekan terakhir. Para demonstran telah menduduki alun-alun itu selama tiga pekan terakhir, menantang peluru tajam, granat kejut dan bahkan tembakan senapan mesin.


Dalam bentrokan terbaru yang berlangsung sengit, sekelompok pemuda yang memakai masker dan helm pengaman tampak sibuk melemparkan kembali tabung gas air mata ke arah polisi yang berlindung di balik dinding beton.

Diketahui bahwa pasukan keamanan Irak sangat bergantung pada gas air mata untuk membatasi demonstran tetap di area Alun-Alun Tahrir. Kelompok-kelompok HAM menuduh pasukan keamanan Irak secara tidak tepat menembakkan gas air mata level militer secara langsung ke demonstran dari jarak dekat.

Praktik semacam ini membuat tabung gas air mata menancap ke dalam tubuh demonstran, bahkan dalam beberapa kasus hingga menghancurkan tengkorak dan dada demonstran.
Selanjutnya
Halaman
1 2