Israel Kembali Gempur Jihad Islam di Gaza Usai Diserang Roket

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 15 Nov 2019 11:11 WIB
Seorang pemuda Palestina berdiri di tengah kawah yang terbentuk akibat gempuran udara Israel di Gaza (AP Photo/Adel Hana)

Diketahui bahwa pertempuran sengit antara Israel dan Jihad Islam pecah sejak Selasa (12/11) pagi, setelah serangan udara Israel menewaskan seorang komandan senior militan Jihad Islam bernama Bahaa Abu el-Atta (41). Israel menyebut Abu el-Atta bertanggung jawab atas rentetan serangan roket dan tengah merencanakan serangan skala besar.

Militan Jihad Islam dalam serangan balasannya dilaporkan menembakkan sekitar 450 roket ke wilayah Israel, sedangkan Israel terus meresponsnya dengan rentetan serangan udara ke Gaza. Otoritas Palestina di Gaza melaporkan bahwa korban tewas akibat gempuran udara Israel mencapai 34 orang, dengan 16 orang di antaranya merupakan militan lokal. Disebutkan bahwa delapan korban tewas di antaranya, termasuk lima anak-anak, berasal dari satu keluarga.

Militer Israel menyebut salah satu korban tewas dalam serangan pada Kamis (14/11) waktu setempat merupakan seorang komandan unit roket Jihad Islam. "Dia, seperti yang lain, memiliki taktik menyembunyikan amunisi dan infrastruktur militer di kediaman mereka sendiri. Tentu saja kami selalu berupaya meminimalisir jumlah korban tewas atau luka-luka dari non-kombatan," tegas juru bicara militer Israel, Jonathan Conricus.


(nvc/nvc)